Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Jalan dan Jembatan Kota Depok Tidak Bertanggung jawab

Teropongpost,Depok- Pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Deren Seribu Kecamatan Bojong Depok dan Desa Parung Kecamatan Parung Kabupaten Bogor dengan dana APBD Kota Depok sebesar Rp. 665.672.000.

Pelaksanaan pembangunan itu CV.Zidane putra Mandiri dan konsultan pengawas PT. maya Persada, keduanya tidak mampu bekerja sehingga pembangunan jembatan tidak sesuai apa dengan Perencanaan, pembangunan jembatan yang dimulai pada bulan November dan batas waktu mengerjakan hingga akhir Desember 2016, lebar jembatan 4 meter panjang 6 meter dan ketinggian 5 meter.


Karena lemahnya pengawas maupun dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, jembatan tidak bisa dipergunakan dikarenakan masih rawan dilalui, hingga kini tiang-tiang penyanggah yang tertancap di dasar kali menjadi tumpukan sampah tebal dan menghambatan arus air Kali Angke. Sementara lemahnya pengawas dari Dinas dan konsultan pengawas, pembangunan jembatan di kerjakan asal-asalan sehingga turap kali pecah dan ambruk.

Konsultan pengawas Monang ketika dikonfirmasi awak media via telephone (12/02). “Pihak konsultan tidak bertanggung jawab lagi karna kontrak kerja sudah selesai” kata Monang.

Uni seorang pedagang menambahkan, “yang biasa setiap hari melewati jembatan sangat menanyakan jembatan yang menggunakan anggaran sebesar itu menjadi mubazir bila tidak segera di selesaikan atau di perbaiki, sembrono sekali pihak pelaksana yang menghamparkan batu-batu belahan di jalan, hingga membuat rusak jalan yang tadinya bagus sekarang jalannya pecah-pecah dan sulit di lalui” ujar Uni yang Kecewa liat pembangunan jembatan.

Sementara itu Pihak Dinas Bina Marga dan Sumber daya Air dihubungi insane media lalui telpon tidak mau di jawab, sehingga menimbulkan tanda Tanya.(RH)