Disperindag Tangsel Himbau 60 Pengusaha Energi Migas “Jangan Bersulap atau Main Oplos”

Teropongpost, Tangsel,-Rabu, 10/9/2014 di Café Pondok Kemangi ,Tangsel, Disperindag Tangsel, melalui bidang Perindustrian , gelar sosialisasi Pengawasan Energi Migas kepada pelaku usaha dan agen Gas di Kota Tangsel, Acara yang dihadiri oelh Distamben Provinsi Banten dan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari pengusaha dan agen gas .

Teropongpost, Tangsel,-Dalam acara itu Ferry Payacun ,Kabid perindustrian Disperindag Tangsel berharap semua pengusaha energy migas selalu kordinasi kepada pemkot Tangsel dalam ini Disperindag Tangsel, karena untuk mendirikan usaha energy migas semua perizinan sudah satu pintu melalui BP2T (Badan Pelayanan Perijinan Terpadu ) namun sebagai Dinas Tehnis Disperindag berwenang untuk memberikan pembinaan hingga eksekusi terhadap pengusaha yang nakal dan tidak sesuai peraturan baik UU, PP, atau Permen yang terkait soal itu,

Sebagaimana di ketahui , masyarakat awam, pemerintah sudah memberi subsidi kepada gas isi 3 kilogram , namun pada prakteknya banyak pengusaha nakal melakukan penyuntikan gas 3 kilogram untuk di suplay ke tabung gas 12 kilogram, yang saat ini sudah naik harganya menjadi Rp.18 ribu.

“ Dan kami Disperindag Tangsel sudah melakukan penutupan kepada pengusaha nakal itu”, ujar ferry pada pers di sela acara sosialisasi.
Lebih lanjut ,ferry menerangkan ,masyarakat juga boleh melakukan bisnis atau usaha energy migas selama taat aturan dan hindari kecurangan, karena untuk Tangerang selatan kuota yang diberikan sejumlah 1,3 juta Tabung Gas isi 3 kilogram, selama tidak disulap untuk di suntik ke tabung gas 12 kiligram sehingga masyarakat menjadi resah karena gas 3 kilogram menjadi langka , pengusaha diminta untuk mengutamakan kebutuhan masyarakat Tangsel dan jangan bersulap ria di bidang Energi dan Migas.pungkas Ferry. (MUL)