Djanog (Djanoko Jogja) Sepatu edukasi masa kini

Teropongpost, Tangsel, – Djanog adalah salah satu Produk Sepatu yang berasal dari daerah Jogja. Sepatu Djanog ini dibuat untuk mengedukasi anak-anak sekolah, supaya tidak melupakan salah satu warisan Budaya yang berasal dari Jawa yaitu Wayang dan Batik. Serta memberitahukan kepada Masyarakat umum bahwa Wayang tidak hanya ada di Jawa tetapi juga ada di Nusantara.
Djanog Java berasal dari kata “Djanoko Jogja”, dikarenakan memang Wayang tersebut berasal dari Kota Jogjakarta. Selama ini yang menyukai serta menggunakan Produk Sepatu ini adalah dari kalangan Dinas, Kementerian, Walikota dan Gubernur.

“Baru sekitar 6 bulan yang lalu Djanog telah resmi dipasarkan kepada Masyarakat umum. Turis mancanegara pun banyak yang menyukai Produk Sepatu ini untuk dibawa pulang sebagai salah satu oleh-oleh dari Jogja.” Ungkap Sarjiman

Maka dari itu Sepatu Djanog ini sudah siap untuk dipasarkan Expor nantinya. Memiliki 2 konsep yang diusung oleh Sepatu Djanog, yaitu : Wayang dan Batik. Untuk kedepannya nanti, akan dibuat motif Batik Kawung yaitu Batik yang berasal dari Daerah Jogja serta Batik Khas dari Tangerang Kabupaten.
Bekerja sama dengan UKM, IKM, Dinas Pariwisata dan Budaya. Sepatu Djanog ini dapat disertakan dan mengisi di Event Promosi Regional maupun Internasional dari Jogjakarta, dan sebagai Komoditi / Product Export asal Jogjakarta dalam acara Grand Opening Galeri Etnik Nusantara (GENSA) di Lt. UG Mall WTC Matahari Serpong.

“Harapan kami Sepatu edukasi Batik dan Wayang Djanog ini dapat Menginspirasi. Mengingatkan akan Budaya wayang dan batik kepada Generasi muda dan mengenalkan Budaya di Mancanegara.” Pungkas Sarjiman

Sekilas tentang Sejarah Sepatu Djanog. yang berawal dari mimpi rakyat kecil, lahir dikaki Gunung Piyungan Bantul (Taufik Hidayat) dan rakyat jelata yang lahir dipinggir Pantai Selatan (Sarjiman). Mereka prihatin dengan remaja dan anak usia sekolah yang sudah mulai melupakan Budaya Wayang dan Batik sebagai ciri khas Jogjakarta.
Terlintaslah ide menciptakan Sepatu Djanog (Djanoko Jogja) sebagai media perantara untuk menyalurkan Budaya Batik dan Wayang tersebut. serta Edukasi yang dapat mengingatkan Generasi Muda akan Budaya Luhur.
Di acara Syawalan Karaton Ngayogyokarto Hadiningrat lalu. Ditambah kedekatan dengan Forinba yang merupakan Forum Intelektual dan Budayawan Jogjakarta. Impian rakyat ini semakin nyata untuk dapat menyampaikan tanda kasih kepada Raja dan Ratunya.(Tini/Arga)