Festival Budaya Manggarai bersama Komunitas Perempuan Manggarai (KPM) di TMII

Teropongpost, Jakarta, – Jakarta,17 Agustus 2019. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 74, Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini menggelar Festival Budaya Manggarai 2019, bertempat di Anjungan Nusa Tenggara Timur (NTT), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Beragam seni dan budaya Kabupaten Manggarai, ditampilkan pada ajang yang berlangsung mulai pagi hingga sore diantaranya pentas seni budaya caci, rengku alu, ndudu ndake, sanda, mbata, danding, operet dan Fashion Show yang diperagakan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Manggarai pimpinan ibu Josefina A. Syukur.

Acara inipun mengadakan Seminar Sosialisasi & Pemperdayaan UMKM bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bagaimana memilih produk maupun jasa yang ditawarkan, serta bagaimana memasarkan produk dan jasa yang efektif pada era globalisasi serta akses ke lembaga pembayaran yang resmi.

Sedangkan untuk parade makanan yang ditampilkan adalah kopi Manggarai dan masih banyak jenis makanan khas Manggarai lainnya, serta ada juga pasar Manggarai yang mempromosikan berbagai Tenunan khas Manggarai dan sovenir.

Festival Budaya Manggarai yang pertama ini dihadiri tokoh masyarakat Manggarai, diantaranya Komjen Pol Drs. Gories Mere, termasuk nampak hadir pula politisi Partai Nasdem Joni Plate dan tamu VIP lainnya, serta masyarakat Diaspora NTT.

Ketua panitia pelaksana mengatakan bahwa, “festival budaya Manggarai yang berlangsung selama dua hari dan akan berakhir besok (18/8/2019), merupakan ajang mempromosikan potensi budaya dan pariwisata, termasuk juga dalam rangka menjaga dan melestarikan seni dan budaya Manggarai di era globalisasi sekarang ini,” ujar Emmiliana A.K.

“Acara ini berlangsung berkat kerja sama antar Komunitas Perempuan Manggarai (KPM) dengan berbagai pihak dan stake-holder lainnya, seperti kerja sama dengan Komunitas Ca Nai kalimalang dan Ikatan Keluarga Manggarai Kebon Jeruk Jakarta (IKMKJ),” jelasnya.

Ketua Komunitas Perempuan Manggarai (KPM) Josefina A. Syukur mengatakan kepada awak media bahwa, Visi dari KPM adalah mengukuh,membangun, dan mengembangkan semangat kekeluargaan, serta gotong-royong antar perempuan yang dimanapun berada dan Misi KPM juga sebagai wadah dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial, seni, dan budaya. “Untuk mensukseskan dari visi dan misi kami ini membuat Festival Budaya Manggarai yang pertama dan yang dimana ada atraksi-atraksi budaya yang juga dilengkapi aneka bazaar makanan khas manggarai, disamping itu pula ada makanan yang diproduksi oleh kota manggarai. Sifat dari KPM sendiri kekeluargaan, sosial, mandiri, dan sukarela jadi siapapun boleh menjadi anggota KPM syaratnya hanya mendaftarkan diri kemudian membayar iuran dan komitmen pada beberapa hal yang sudah ada dalam akte pendirian KPM,” pungkas Josefina.(Tini/Arga)