Galian C Kabupaten Bogor Diduga Tidak Berizin

Teropongpost, Bogor.- Galian C di bantaran sungai di Desa Rumpin Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor tidak mengantongi izin galian. Penggalian tersebut dilakukan menggunakan alat berat dengan bahan bakar jenis solar bersubsidi yang diperkirakan mencapai 500 liter perhari.

Hal ini sangat mencengangkan, betapa tidak, galian C dengan luas garapan tiga hektar ini tidak mengantongi izin galian.

Menurut keterangan salah satu karyawan yang enggan menyebutkan nama, bahwa galian tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun.

“Saya udah lima bulan disini, galian ini jalan hampir satu tahun, targetnya tiga tahun”, pungkasnya.

Dalam peraturan daerah kabupaten bogor Nomor. 49 Tahun 2002 tentang pengelolaan usaha pertambangan umum, menyatakan izin pertambangan terdiri dari izin Ekplorasi, izin eksploitasi dan atau izin pengolahan. selain itu, usaha pertambangan galian baru dapat dilakukan setelah mendapatkan izin dari Bupati setempat.

Dengan demikian galian C yang telah berjalan hampir satu tahun ini jelas tidaklah resmi alias ilegal. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor. 49 Tahun 2002 jelaslah bahwa usaha pertambangan baru bisa beroperasi setelah memiliki izin dari pemerintah setempat.

Belakangan diketahui nama pemilik galian C dibantaran sungai tersebut adalah Budi, yaitu warga desa setempat. Lebih ironis lagi galian tersebut diduga di back up oleh oknum tentara dan polisi.

Semula sungai di kabupaten bogor ini hanya seluas tiga meter persegi, namun dengan adanya galian tersebut makin bertambah lebar hingga mencapai sembilan meter. (Mush)