Gebyar Festival Budaya Betawi Cipedak Kampung Alpukat 2019

Teropongpost, Jaksel, – Bertempat di Kampung Cipedak Rw 09, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Warga Rw 09 Kampung Cipedak mengadakan Festival Budaya Betawi. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 15-16 Juni 2019.

Dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta ke 492, kegiatan “ Gebyar Festival Budaya Betawi Cipedak Kampung Alpukat 2019” ini merupakan agenda rutin masyarakat Cipedak RW 09 Srengseng Sawah yang sudah ke 4 kalinya diadakan.
Serangkaian Kegiatan mulai dari Jalan Sehat, Lomba Cerdas Cermat PKK, Festival Kerak Telor, Lomba Bersih Kampung, Lomba Busana Betawi cilik, Lomba Stand, Pentas Seni dan Budaya Betawi, serta Bazaar dan Kuliner.

Banyaknya ruang terbuka hijau dikawasan Kampung Cipedak Rw 09 ini, memberikan kesempatan berkembangnya potensi Agrobisnis berupa Tanaman dan Buah-buahan. Budidaya Alpukat menjadi salah satu contoh keberhasilan para warga dalam memanfaatkan pekarangan terbatas. Melihat keunggulan tersebut Warga Kampung Cipedak ini berupaya untuk lebih mengembangkan potensi yang ada dari aspek Sosial, Agama, Budaya, dan Ekonomi.

Minggu, 16 Juni 2019. Gebyar Festival Budaya Betawi Cipedak Kampung Alpukat 2019 ini dibuka oleh Walikota Jakarta Selatan Bpk. Marullah Matali.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan.

“Semoga dalam canangan 1 Rumah 1 Pohon dapat berjalan dengan baik. Varietas Alpukat ini merupakan salah satu Alpukat yang beda dengan yang lain. Menurut kajian Biologi yang sudah kita dilakukan, ternyata ada satu zat yang tidak disukai oleh Ulat maka dari itu bisa berkembang dengan baik.” Ujar Walikota.

Walikota Jakarta Selatan pun “Ngalap Alpukat Cipedak”, yang berarti dalam Bahasa Indonesia Beliau Memetik langsung dari Pohonnya. Sekaligus mencanangkan bahwa Cipedak merupakan kampung Alpukat yang harus dilestarikan sebagai salah satu Aset Budaya Betawi.

“Kita sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman disini, dan kita kembangkan bersama-sama. Kita akan menanam sekitar 60-70 Pohon di setiap Kelurahan yang ada di Jakarta Selatan. Sehingga kedepannya akan ada Festival Buah Alpukat, kita akan konsentrasi di Kampung Cipedak dahulu. Kami membantu sosialisasi kepada Masyarakat sekitar, bila akan menanam Pohon ini dapat menjadi salah satu alternatif yang baik untuk ditanam dilingkungannya.” Pungkas beliau

Alpukat Kampung Cipedak adalah Alpukat yang legit dan manis. Serta saat ini salah satu Varietas Alpukat yang mulai popular di budidayakan Masyarakat Indonesia. Penyebutan Varietas Alpukat ini diambil dari Daerah di Jakarta Selatan yaitu Kampung Cipedak Rw 09, keunggulan Varietas ini adalah masa berbuahnya yang produktif, memiliki tekstur daging legit, manis dan tebal, kulit tipis dapat dikupas seperti buah Pisang. Daging Buah yang Kuning layaknya mentega, yang merupakan keistimewaan yang dimiliki oleh Alpukat Cipedak ini.

“Kita dibantu oleh Pemda setempat dalam penelitian melestarikan Pohon Alpukat Cipedak ini, Pohon ini merupakan generasi ketiga yang berhasil kita selamatkan dan dibudidayakan. Dalam hal perawatannya sendiripun sangat mudah, kita menggunakan Teknik Grafting untuk memperbanyak Pohon. Diharapkan tidak ada Pohon Jambu karena Pohon tersebut mengundang Semut, yang akan mempengaruhi Pohon-pohon lainnya”. Jelas Bapak Jazuri yang juga merupakan Tokoh Masyarakat Kampung Cipedak

Kampung Cipedak sendiri telah menjadikan Buah Alpukat ini sebagai Icon Daerah dengan mengembangkan budidaya Tanaman Alpukat di Perkarangan Rumah Warga dilingkungan Rw 09.(Tini/Arga)