Guru SDN 01 BOJONG SEMPU PARUNG diduga terlibat penjualan buku LKS

Teropongpost,Bogor- Pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya mensodialilasikan Kepres No 87 Tahun 2016 tentang SABER Pungli. Sekolah Negeri tidak diperbolehkan memungut iuaran apapun termasuk penjualan buku LKS, namun masih banyak Sekolah yang berani melakukan pungutan dan menjual buku LKS.

SDN 01 DESA Bojong Sempu kecamatan parung kabupaten bogor, diduga melakukan penjualan buku LKS dengan harga yang cukup tinggi. Ironisnya masih banyak yang menentang peraturan yang sudah ditetapkan.

Ketita insan media mewawancarai salah satu murid SDN 01 yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “ini pak buku yang lama tidak terpakai lagi jadi saya harus membeli buku LKS yang baru 6 buku dan harga buku satuannya Rp 10.000,_ saya beli dikantor sekolah, ini juga uangnya pas-pasan” ujar wali murid.

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan parung diwakili staf ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, “pihak UPT sudah melarang sekolah menjual buku LKS, tapi kalau masih ada sekolah yang masih menjual itu resiko dia,yang jelas saya sudah melarang pada saat rapat guru-guru seKecamatan Parung.” Ucap Holid selaku staf Kecamatan Parung.(RH)