Ikatan Persaudaraan Kristen/Khatolik se-Tangerang Raya menggelar Doa untuk Bangsaku

Teropongpost, Tangsel, – Acara Do’a bersama dan Sosialisasi 4 Pilar yang dihadiri oleh umat Kristen, Katholik dan para Pendeta se-Tangerang Raya. diadakan di Gedung Kebhinekaan pada hari Jum’at, 29 Maret 2019 yang lalu.

Sahat Silaban Dalam sambutannya mengatakan bahwa, Sosialisasi 4(empat) Pilar ini agar mereka semakin mengerti dan paham sebenarnya tujuan 4 Pilar itu sendiri yaitu, Pancasila, Undang Undang Dasar 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Diacara tadi kebetulan saya masukan tugas sebagai MPR dengan mengadakan Do’a untuk Bangsa agar bagaimana supaya Negara ini tidak dirusak oleh segelintir orang yang namakan dirinya sebagai anak Bangsa yang akan merubah Idiologi Pancasila. Sementara Hamba Tuhan tadi yang disebut sebagai Pendeta betapa enaknya yang berIdiologi dan berPancasila”, ungkapnya.

“Dengan berdasarkan Pancasila itu saja sudah betapa enaknya, tapi masih saja ada gangguan dari media sosial, makanya mereka bentuk Panitia khusus mendo’akan Bangsa dan Pemimpin Negara ini Aman dan sehat semua.
Yang hadir ini dari kalangan umat Kristiani, Khatolik, dan sekitar 250-an Pendeta yang disebut Pengembala.
Mereka semua sepakat dan sepaham untuk menghantarkan Jokowi Ma’aruf Amin. Harapan saya kedepan damai, Pembangunan berkelanjutan dan beberapa tahun kedepan Masyarakat kita bisa menikmati betapa enaknya di Negara Indonesia ini yang kaya sumber alam. Saya optimis untuk pemenangan nomor 1(satu) Jokowi Ma’aruf Amin untuk 2019-2024”, pungkas Sahat Silaban.

Mona Sophakoa selaku Ketua Panitiapun menjelaskan bahwa, mengadakan Do’a bersama untuk Bangsa Indonesia supaya Damai, Sejahtera dan juga diberkati oleh Tuhan.
“Dalam do’a bersama ini kita mengadakan Sosialisasi untuk bersama-sama membangun Bhineka Tunggal Ika supaya tetap utuh dalam NKRI tidak terpisah.
Kami semua bersehati berjuang untuk memenangkan Jokowi Ma’aruf Amin, jadi kami siap bertekad dengan semua Suku Bangsa yang ada di Nusantara ini.
Harapan kami tetap pegang 4 Pilar dan kami mendambakan Pemimpin yang memiliki jiwa dan hati, Pemimpin yang bisa membangun Bangsa kita Indonesia yang Aman Sejahtera”, tutup Ibu Mona Sophakoa.(Tini/Arga)