JOB FAIR TANGERANG SELATAN 2015

Teropongpost. Tangsel,– Untuk sebuah ajang pencarian pekerjaan Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Tangerang Selatan mengadakan job fair guna untuk memberikan wadah bagi para pencari pekerjaan yang sesuai dan berkualitas.

Bursa lowongan pekerjaan 4-6 Juni 2015 yang bertempat di lapangan BSD City Serpong benar-benar memberikan peluang khususnya warga Tangerang Selatan, karena kondisi ketersediaan lapangan kerja cukuplah besar sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan dan juga dapat membantu para pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan dan juga salah satunya dapat mengurangi pengangguran.

“Peserta yang mengikuti Job fair ini, seluruhnya berjumlah 56 perusahaan, sedangkan lowongan pekerjaan yang ada di Kota Tangerang Selatan sekarang mencapai 14285. Pengennya 85% pengunjung dapat diterima, biar mengurangi pengangguran.” Ungkap BPk Yahman, Kabit Disnakersos

Selain menyediakan lebih dari 14285 lowongan kerja, dalam job fair ini Disnakersos juga memberikan pelayanan pembuatan Kartu Kuning (AK1.1) secara gratis bagi peserta yang datang. Dan untuk masalah Proses rekruitmen tenaga kerja sendiripun tidak juga dipungut biaya dan terbuka untuk umum.
IMG_0013

Sebanyak 56 perusahaan akan turut berpartisipasi dan mendukung para pencari kerja supaya memudahkan Masyarakat Kota Tangerang Selatan. Apalagi sekarang setiap perusahaan membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas karena sangat essential bagi kelangsungan perusahaan.

“Kita mengikuti job fair ini karena kita lagi membutuhkan tenaga kerja yang kami tulis disini dan membatu juga sih untuk menyeleksi sesuai dengan apa yang kita butuhkan”. Ungkap Ibu Hernih, HRD RS Buah Hati Pamulang

Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan usaha apalagi sekarang pertumbuhan usaha / bisnis di Kota Tangerang Selatan sangatlah positif, mulai dari perbankan, perhotelan, pertambangan, manufacturing, trading, distributor, jasa, pariwisata, dan sebagainya sampai dengan Usaha Kecil Menengah (UKM), yang kesemuanya membutuhkan SDM usia produktif, agresif, kreatif dan daninovatif. (Michael)