Kopi dan manfaatnya Bagi Kesehatan

Teropongpost, Tangsel, – Siapa yang tidak kenal dengan komoditi yang satu ini. Aroma dan Cita Rasa yang khas dengan berbagai varian jenisnya membuat tumbuhan kategori biji-bijian yang satu ini diminati banyak orang, apalagi kalau bukan Kopi. Komoditas yang termasuk famili Rubiaceae ini merupakan hasil dari seduhan biji kopi yang sebelumnya telah disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk yang dinamakan bubuk kopi.

Kopi merupakan salahsatu komoditi yang telah banyak dibudidayakan hampir diseluruh negara didunia. Sejarah telah mencatat, kopi pertama kali ditemukan oleh bangsa Etiopia sekitar 3000 tahun lalu di Benua Afrika sebagai minuman berenergi. Lalu, kopi pun kian berkembang hingga akhirnya dapat dikonsumsi oleh seluruh masayarakat dunia.

Memiliki dua jenis kopi yang umum dikenal diantaranya Kopi Arabica ( Coffee arabica) dan Kopi Robusta ( Coffee Canephora ), pembuatan kopi dapat dikatakan melalui proses yang cukup panjang. Diawali dari pemetikan dan pemilihan biji kopi terbaik, dilanjutkan dengan proses pengeringan sehingga menjadi biji kopi utuh, dilanjutkan dengan proses penyaringan dengan tingkatan derajat tertentu dan tahap terakhir, proses pengilingam atau penghalusan biji kopi menjadi bubuk kopi yang disiap diseduh dan dikonsumsi. Selain itu, kopi juga memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan seperti antioksidan tinggi dan beberapa nutrisi lain seperti riboflavin (vitamin B2), asam pantotenat (vitamin B5), mangan, kalium, natrium, magnesium, dan niacin (vitamin B3).

Bicara soal sejarah dan proses dari kopi, ternyata dibalik rasanya yang nikmat, kopi memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan cara yang benar, berikut manfaat kopi bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Alo Dokter.com, manfaat kopi diantaranya :

1.Mengurangi resiko diabetes tipe 2.
Konsumsi kopi murni tanpa tambahan gula atau pemanis lain dapat membantu mengurangi resiko diabetes tipe 2. Hasil studi juga menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi kopi dengan baik dan benar setiap hari selama empat tahun dapat mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2 menjadi lebih rendah 11 persen tetapi bukan menjadi alternatif mengurangi diabetes satu-satunya. Harus diingat, konsumsinya harus kopi yang murni tidak ada campuran gula.

2. Mengurangi depresi dan gangguan pada otak.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa 20 persen kafein yang terkadung didalam kopi, disinyalir dapat membantu mengurangi resiko gangguan pada otak, depresi, stroke dan mencegah demensia, dengan takaran setidaknya empat cangkir kopi dengan konsumsi yang baik dan benar.

3. Menurunkan reskio terkena penyakit Parkinson.
Parkinson atau degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Gejala yang banyak diketahui orang dari penyakit ini adalah terjadinya tremor atau gemetaran. Kopi yang memiliki kandungan kafein menurut penelitian mampu menurunkan resiko parkinson secara segnifikan. Selain itu kandungan kafein dalam kopi juga mampu mengontrol gerakan tubuh pada penderita parkinson.

4. Menurunkan resiko penyakit gangguan pada organ hati.
Penyakit gangguan organ hati seringkali tidak diketahui atau bahkan diabaikan oleh sebagian orang. Jika dibiarkan akan berbahaya bagi kesehatan. Salahsatu penyakit pada organ hati yang tak banyak diketahui adalah penyakit sirosis atau pergeseran organ hati. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi kopi dengan baik dan benar minimal 2 cangkir kopi dapat membantu mengurangi resiko penyakit akibat sirosis sebesar 66 persen. Selain itu, mengkonsumsi kopi juga dapat mencegah penyakit kanker hati, lemak hati, serta penyakit pada organ empedu, seperti radang dan batu empedu. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa mengkonsumsi kopi minimal tiga cangkir sesuai takaran dapat menurunkan resiko kanker hati hingga 50 persen.

5. Menjaga kelangsingan tubuh.
Kopi yang murni tanpa campuran gula atau pemanis butan lain disinyalir mampu mempertahankan kelangsingam bentuk tubuh karena didalam kopi tersebut mengandung kalori dengan kadar rendah serta kafein yang mampu mempercepat metabolisme dalam tubuj sehingga terasa kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan kafein juga dapat membantu dalam proses pembakaran lemak Sehingga bentuk tubuh menjadi lebih ideal tanpa takut resiko bertambah berat badan karena konsumsi kopi. Tapi perlu diingat, harus diperhatikan dan dikontrol dalam pola konsumsi kopi sehingga dapat terasa manfaatnya dalam menjaga kelangsingan tubuh.

Perlu diketahui, mengonsumsi kopi yang baik dan benar harus diperhatikan terutama bagi penderita penyakit darah tinggi, penyakit tiroid, penyakit asam lambung, penyakit sulit tidur atau insomnia, kolesterol tinggi dan ibu hamil, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kopi atau boleh minum kopi tetapi tidak lebih dari 2 gelas perhari supaya tidak memperparah penyakit yang diderita sebelumnya, selain itu perhatikan takaran gula dalam kopi yang hendak kita konsumsi serta tak lupa konsultasikan ke dokter untuk mengetahui batas aman konsumsi kopi sehingga manfaat dari kopi dapat dirasakan oleh tubuh kita. (Tim)

sumber : Alodokter