Kuliah Umum Universitas Muhammadiyah Jakarta Visiting Lecture : Islam and Indonesia – Australia Relation

Teropong Post. Tangsel – Tepatnya di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (18/02). Dalam kunjungannya ke Universitas Muhammadiyah Jakarta pada perkuliahan umum, Mr. Paul Grigson menjelaskan bahwa Pemerintah Australia sekarang sudah mulai memahami hukum di Indonesia dan Mengikutinya, disamping sedang memanasnya eksekusi mati dua warga negara Australia terkait kasus Narkoba Bali Nine, jadi isu kalau untuk memboikot itu hanyalah kesalah fahaman. Meski hubungan antar negara sedang memanas, akan tetapi warga Australia cinta Indonesia dengan semakin banyaknya Warga Negara Australia yang Study di Indonesia terutama di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Dalam pemaparannya, beliau juga sempat menyinggung Travel Warning untuk berkunjung Ke Indonesia tetapi itu semata-mata supaya warga Australia tetap harus waspada dalam segala Kondisi dan Situasi, karena Beliau baru Menjabat selama tiga minggu sebagai Ambassador Of Australia. Beliau mengungkapkan akan bekerjasama antara Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan Universitas-Unversitas di Australia.

“Saya sudah banyak Mendengar nama Universitas Muhammadiyah Jakarta di Australia dari pelajar-pelajar Indonesia dan Australia juga Universitas Muhammadiyah lainnya, nantinya kami akan mengkolaborasikan Kerjasama dibidang pertanian, budaya, dan tekhnologi untuk di Universitas Muhammadiyah Jakarta ini. Selain itu beliau memandang Islam bagus dan ingin mengenal lebih jauh apa itu Islam dengan cara Mengunjungi Masjid dan PP Muhammadiyah. Kunjungan ini merupakan kunjungan yang ke dua saya setelah dari PP Muhammadiyah”, ucapnya.

Kuliah umum di hadiri langsung Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Bapak Dr. H. Syaiful Bakhri,SH,MH, serta Lembaga Kemahasiswaan dan masyarakat umum. Kuliah umum tersebut berjalan lancar dan meriah, serta banyak hal yang didapat oleh peserta. (MPR)