Lembaga Musik Kampus Pervagatus UMJ gelar Musik Asik Kampus (MUAK), Saatnya Musik Indie Dikenal

Teropongpost, Tangsel, – Jumat, 18 januari 2019 lalu. Anggota dari lembaga musik kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengadakan konser musik yang berjudul M.U.A.K (Musik Asik Kampus) dengan tema “make indies break the limit”.
Acara yang diadakan bertepatan dengan hari terakhir ujian akhir semester ini sekaligus menjadi bentuk rekreasi para mahasiswa/I setelah menghadapi ujian-ujian yang mereka ikuti dari pagi hingga sore hari. Acara ini diselenggarakan di area parkir motor UMJ yang berada tepat dibawah area kantin dengan penampilan lembaga musik kampus pervagatus yang terdiri dari beberapa angkatan yang berbeda.

Acara yang dibuka dengan sambutan dari Ibu Sa’diyah el-adawiyah selaku Wakil Dekan III FISIP UMJ, ini mengingatkan mahasiswa agar berhati-hati terhadap penyebaran dan penggunaan narkoba dan selalu waspada kapanpun dan dimanapun, selain itu beliau juga mengingatkan mahasiswa agar tidak berlebihan ketika mengadakan konser dan tidak menggangu warga sekitar serta mengingatkan waktu konser agar tidak terlalu malam.

“kami meyambut semua kegiatan ini dengan baik dan bagaimana pun kami membatasi waktu kalian untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik Seperti narkoba dan sebagainya” ujar Ibu Sa’diyah el-adawiyah dalam sambutannya.
Dan akhirnya acara tersebut dibuka dan dimulai pada pukul 16.55 WIB dengan membunyikan drum oleh Ibu Sa’diyah el-adawiyah selaku Wakil Dekan III FISIP UMJ.

Mengingat betapa pentingnya memilki kegiatan diluar kampus karena dengan adanya kegiatan diluar kampus maka setiap mahasiswa/I akan terbiasa untuk aktif dan tidak bingung ketika melakukan kegiatan dimana mereka harus mencari orang-orang tertentu atau mencari koneksi ketika berada di dunia kerja. Dari pantauan tim teropongpost dilokasi, Ketua panitia pelaksana mengatakan Musik indie itu sering tertukar pengertiannya dengan suatu genre, padahal musik indie adalah musik independen dimana anggota atau grup musik tersebut melakukan semua kegiatan mereka dengan biaya mereka sendiri dan berbeda dengan grup band yang sudah memiliki nama dan ada sponsor yang mendukung mereka.

Musik indie sendiri juga lebih beragam dengan cara mereka memilih instrumen atau bagaimana mereka menerapkan musik dengan gaya mereka sendiri. Begitu pula dengan bagaimana mereka memasarkan klup musik mereka, lembaga musik kampus pervagatus sendiri biasanya tampil dari kampus ke kampus sebagai pengisi acara-acara yang mengundang mereka dan juga bagaimana mereka bisa dikenal dengan menyebarkan nama mereka melalui informasi mulut ke mulut.
“banyak orang masih salah paham mengenai musik indie”, ujarnya.

Acara Musik Asik Kampus (M.U.A.K) ini diselenggarakan sebagai salah satu program kerja/kegiatan yang diadakan oleh pervagatus sebagai salah satu kegiatan anggota klub musik UMJ tahun angkatan 2018. Harapannya agar acara ini dapat membuat tiap anggotanya lebih kompak dan menjalin silaturrahim, dan tentunya agar orang-orang tau bahwa musik indie itu bukan genre tetapi suatu musik independen yang bisa lebih mengekspresikan diri dengan bebas.(Tim)