LHKP PWM DKI JAKARTA adakan Kelas Politik Ibukota seri Perdana

Teropongpost, Jakarta, – Bertempat di kampus STIE Muhammadiyah Jakarta jl. Minangkabau Jaksel, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Jakarta menyelenggarakan Kelas Politik Ibukota seri Perdana. Kamis, 11 Januari 2018.

Kelas Politik ini merespon penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019 dalam menyiapkan kader-kader terbaik Muhammadiyah untuk menduduki jabatan-jabatan publik baik di eksekutif maupun legislatif. Acara ini juga dibuka langsung oleh Wakil Walikota Jakarta Selatan, Bapak Arifin, M.Ap.

“pentingnya kesepahaman warga muhammadiyah terhadap pentingnya politik, meski muhammadiyah bukan organisasi politik dan sesuai khitahnya menjaga jarak yang sama dengan semua parpol tapi kadernya harus berperan aktif disemua lini baik parpol, legislatif dan eksekutif sehingga bisa menghasilkan kebijakan yang menguntungkan dan sejalan dengan misi dakwah muhammadiyah”, ujar Prof. Dr. H. Agus Suradika ( Wakil ketua PWM DKI Jakarta ) dalam diskusi tersebut.

Syahrul Hasan, Ketua LHKP Muhammadiyah Jakarta juga mengatakan “Kelas Politik Ibukota akan diselenggarakan secara berseri dengan mengundang tokoh-tokoh Nasional dan Tokoh-tokoh Ibukota untuk memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman guna menyiapkan Diaspora kader politik baik di partai politik untuk di DPRD Prov DKI Jakarta maupun DPR RI, memperkuat representasi kader Muhammadiyah di DPR RI serta di jajaran Eksekutif sehingga semua bisa sinergis dengan politik keumatan Muhammadiyah”.

Untuk seri perdana ini dihadiri lebih dari 150 orang peserta yang dibekali pengetahuan tentang pendidikan politik kepemiluan dengan menghadirkan Komisioner KPU RI, Pramono U Tanthowi, MA dan Kornas Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Sunanto. Acara ini dimoderatori langsung oleh Djoni Gunanto,M.Si Sekretaris LHKP Muhammadiyah Jakarta.

Peserta sangat antusias dan apresiasi terhadap program kelas politik ini, Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua PWM DKI Jakarta, KH Sun’an Miskan, Lc dan jajaran pengurus yang lain, PDM dan Ortom Se-Dki jakarta.(Arga)