Malam Budaya HUT tangsel Ke-8, Ben dan Ayi Supardan Bacakan Puisi

Teropongpost, Tngsel,-Bertajuk Kemurnian dan Cinta, pagelaran Malam Budaya dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di lapangan Sunburst BSD City (22/11), yang digagas oleh para penggiat seni di Tangsel, menjadi salah satu acara kegiatan yang cukup menarik.

Pasalnya dalam acara yang dipandu seniman Dik Doang itu, Wakil waikota Tangsel Drs. H. Benyamin Davnie dan Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tangsel AKBP. Ayi Supardan, S.Sos, S.IK, M.Si, ikut serta dalam mengisi acara tersebut, dengan membacakan Puisi Karya Uten Sutendi.


Benyamin Davnie yang akrab disapa Pak Ben, membacakan puisi karya Uten yang berjudul Nusantara Ku Dua, sementara Ayi Supardan membacakan Puisi Berjudul Kemurnian dan Cinta.

“Malam Budaya Kemurnian dan cinta pada malam hari ini, telah membuka kesadaran saya dari sisi yang lain, melepaskan keterjebakan saya, karena 33 tahun habiskan untuk membentuk diri saya untuk menjadi seorang birokrat, mudah-mudahan pada malam ini saya bisa mencari jati diri saya yang lain melalui melam budaya ini” ujar Ben dalam menyampaikan tanggapannya terhadap pagelaran budaya tersebut, saat memberikan pidato sambutannya.

Dari informasi yang di himpun, pagelaran tesebut juga dalam rangka Lounching Buku berjudul Kemurnian dan Cinta oleh Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS), yang merupakan buku kumpulan puisi yang ditulis oleh warga masyarakat Kota Tangerang selatan dari berbagai kalangan dan profesi, yang peduli akan Kota Tangsel.

Ketua panitia penyelenggara Tubagus Imamudin, ketika dikonfirmasi oleh insan media, menyampaka tangapannya disela kgiatan acara tersebut.

“Kita dari seniman dan budayawan ingin berpartisipasi aktif untuk ikut serta mendukung dan memeriahkan perayaan ulang tahun Kota Tangsel, tentunya dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya. Kedepan harapan kami pemerintah lewat dinas terkait untuk dapat labih aktif lagi dalam mewadahi perihal kegiatan-kegiatan yang menyangkut kesenian dan kebudayaan” ucap Imam.(Mus)