NGO Banten desak KPK usut tuntas Kasus TPPU Wawan

Teropongpost, Serang, –Belum tuntasnya Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Tubagus Chaeri Wardhana (Wawan), membuat LSM yang tergabung dalam NGO Banten melakukan aksi turun kejalan (5/12).

Mereka mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengungkap dan mengusut tuntas kasus tersebut. Dimana kasus TPPU tersebut, diduga Ratu Tatu Chasanah (Atut) menerima kucuran dana, untuk dijadikan sebagai Dana Kampanye pada Tahun 2015 lalu. Serta diketahui pula Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany pun menerima kucuran dana tersebut, pada saat Pilkada Tangsel Tahun 2010 silam.

Maka dari itu, pihak NGO Banten pun ingin Walikota Tangsel tersebut dipanggil dan diperiksa lebih lanjut. Sehingga tak ada kesan bahwa KPK telah tebang pilih dalam menangani kasus ini.

Disaat yang bersamaan, Tata selaku Humas KPK pun menjelaskan bahwa, “terkait dengan dugaan ibu Atut dan ibu Airin juga menerima dana tersebut, kami sedang mendalami dan menunggu hasil Sidang TPPU Wawan ini. Jika memang terbukti demikian (menerima dana), maka akan diproses sesuai Hukum yang berlaku di Indonesia.” Tegasnya

NGO Banten sendiri merupakan Gabungan dari beberapa LSM yang ada di Banten, seperti halnya LSM Aliansi Banten Menggugat (ABM), Markas Daerah Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Provinsi Banten, LSM Jaringan Masyarakat Banten Anti Korupsi dan Kekerasan (JAMBAKK), LSM Banten Barometer, LSM Organisasi Masyarakat Berantas Korupsi (OMBAK), dan DPW Solidaritas Merah Putih (SOLMET) Banten. (RED)

Leave a Reply

Your email address will not be published.