PENGAKUAN KEPALA SEKOLAH TERKAIT PENJUALAN BUKU, DARI TITIS

Teropongpost.Tangsel-Penjualan buku yang sudah meluas dengan penjualan yang tidak masuk di daftar penyediaan buku atau Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terus meluap. Salah satunya terjadi di wilayah Ciputat, Kamis (02/06/2015) dari Tim Teropongpost mencoba mengklarifikasi terkait penjualan buku ilegal yang tidak masuk dari daftar penyediaan buku atau pengadaan barang/jasa pemerintah.

Telah terungkap dari Kepala Sekolah terkait penjualan buku ilegal yang masuk di setiap Sekolah-Sekolah Dasar wilayah ciputat, dengan menjual buku yang sudah di informasikan dari penjual kepada semua kepala sekolah. Terkait masalah penjualan sudah direncanakan bersama-sama oleh semua kepala sekolah sehingga penjual buku bisa masuk kedalam sekolah dan masalah keuntungan mungkin bisa dilihat dari daftar siswa yang ada disekolah, karena semua daftar nama siswa sudah ada di daftar penjualan. Bisa jadi kepala sekolah memberikan daftar nama siswa yang harus membeli buku yang disediakan oleh Titis, Apalagi daftar nama siswa dari kelas satu sampai dengana kelas enam sudah lengkap semua.

Dari pengakuan kepala sekolah bahwasanya buku yang dijual oleh Titis memang tidak di izinkan oleh pemerintah dan masalah penjualan ke sekolah karena pemerintah belum siap menyiapkan buku. Untuk itu mungkin kepala sekolah mengizinkan penjualan didalam sekolah dengan keuntungan yang bisa didapat oleh setiap sekolah-sekolah dan penjual buku.

“Sekolah di informasikan dari Titis, untuk kerjasama karena pemerintah belum siap menyiapkan buku.” Ungkap Kepala Sekolah SDN VI Ciputat.

Ada apakah dibalik ini semua, Jika pemerintah belum siap menyiapkan buku terus seperti inikah tindakan kepala sekolah untuk mengadakan buku. Jika yang terjadi seperti ini siapakah yang bertanggung jawab sedangkan ungkapan dari kepala sekolah sendiri bahwa pemerintahpun belum siap untuk menyiapkan buku.(Ma’ul)