Penutupan KKN UMJ di Kelurahan Buaran Membawa Kesan yang Mendalam Bagi Warga

UMJ KKN.avi_20150905_200425.456

Teropongpost, Tangsel,- Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan rutin Tahunan yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiya Jakarta (UMJ), jelas ini merupakan sebuah momentum untuk mengapresiasi kepada masyarakat apa yang didapat bangku kuliah oleh peserta KKN oleh mahasiswa UMJ. Fakultas Hukum UMJ menyelenggarakan KKN ini berlangsung selama dua pekan di Kelurahan Buaran Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan.

KKN merupakan Dharma Perguruan Tinggi, Universitas UMJ terutama Fakaltas Hukum yang memiliki Catur Dharma yang antara lain Al-Islam KeMuhammadiayahan, pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Sudah tentu KKN adalah bagian dari pengabdian Masyarkat yang terintregrasi dengan mata kuliah yang didapatkan.

Penutupan KKN yang berlangsung (31/8) di aula Kelurahan Buaran, dengan agenda rangkaian dari kesan-kesan dan ucapan terima kasih dari perguruan tinggi universitas Muhammadiyah yang diwakili Dekan Fakultas Hukum Hj. Bahria Prentha, SH., MH. serta kesan-kesan oleh Lurah Buaran Bapak Ali Hamdani dengan di hadiri oleh semua peserta Mahasiswa Penasahat KKN dan ketua panitia Pelaksana KKN, sampai dengan penyerahan Cendera mata secara simbolis dari Universitas Muhammadiyah kepada Kelurahan Buaran.

Kegiatan KKN yang berlangsung dimulai dari tanggal 15 sampai dengan 31 Agustus 2015, mendapatkan penerimaan dari warga kelurahan Buaran yang antusias dengan materi yang disampaikan oleh peserta KKN. Penyampaian materi KKN di wilayah RW 01,02,03,04,06 antara lain tentang pertanahan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), BPJS, bahwa masyarakat mendapatkan pengetahuan yang sangat berguna dari segi hukum aturan perudang-undangan serta solusi untuk menghadapi segala hal yang terjadi/fakta di masyarakat ataupun di penyelenggara pemerintahan yang terkait dengan permasalahan yang ada.

Video

“Materi yang ada berdasarkan mapping yang dilakukan mahasiswa kita, itu ada berapa isyu yang muncul di kelurahan buaran ini yang pertama mengenai pertanahan, kemudian yang kedua narkoba, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)” ungkap Hj. Bahria Prentha, SH., MH. Dekan Fakultas Hukum UMJ

Berkaitan dengan materi Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan hal menarik untuk kaum perempuan di kelurahan Buaran, karena masih banyak kaum perempuan belum mengetahui hak dan kewajiban sebagai perempuan, sehingga pemahaman yang diberikan dalam materi KDRT bahwa ibu-ibu warga Kelurahan Buaran adalah mitra bagi kaum laki-laki dalam membangun suatu perkawinan dan hak-hak sebagai wanita itu dilindungi oleh undang-undang. (Rima)