Ratusan Mahasiswa asal Sumatera Demo Menuntut Kenaikan Harga Karet Dan Sawit

Teropongpost, Jakarta, – Jum’at, 21 Desember 2018 lalu. Ratusan mahasiswa yang Tergabung Di Jaringan Anak Muda Sumatera berunjuk rasa atau melakukan demonstrasi di depan Gedung Kementrian Perekonomian.

Para mahasiswa yang melakukan aksi Ini peduli Terhadap Penderitaan Orang Tua mereka Di Kampung Yang Notabene Nya Petani Karet dan Sawit yang sudah 4 Tahun Lebih Harga sawit dan karet Anjlok. Bahkan harga sawit sekarang ini hanya Rp. 600 – 800/kg sedangkan harga karet Rp. 5000 – 6000/kg-nya. Para mahasiswa yang tergabung dijaringan anak muda Sumatera tersebut Menuntut Untuk Pemerintah Segera Mengatasi Permasalahan dan Memberikan Solusi untuk petani Sawit dan Karet.

“Sudah 4 Tahun Lebih Masyarakat Sumatera Menderita Karena Harga Sawit Dan Karet” Kata salah satu Koordinator Lapangan Alim Sofyan Ritonga dalam orasinya.

Ada 5 Tuntutan yang diajukan para pendemo :
1. Mendesak Presiden RI Jokowi untuk menaikkan harga sawit dan Karet
2. Tangkap dan penjarakan Mafia Kelapa Sawit dan karet.
3. Sejahterakan Petani Sawit dan karet Indonesia.
4. Desak Pemerintah Daerah melalui BUMD untuk membeli sawit dan karet masyarakat agar memutus mata rantai tengkulak dan permainan pabrik.
5. Desak Kementerian Pertanian untuk meningkatkan edukasi dan binaan terhadap petani sawit dan karet Indonesia.

Alim Sofyan Ritonga mengatakan kami Berharap Pemerintah Segera Menindak Lanjuti Dan Mencari Solusinya Karena Mayoritas Mata Pencarian Masyarakat Sumatera adalah Petani Sawit dan Karet. “Apabila Tidak Ada Tindak Lanjutnya Kami Sudah Mengajak dan berkoordinasi Dengan Para Petani Untuk Melakukan Aksi Dan Unjuk Rasa Besar-besaran” jelasnya.

Diakhir unjuk rasa Kementrian Perekonomian yang diwakilkan oleh Muhammad saefullah salah satu staf kementerian perekonomian memberikan solusi kepada para mahasiswa aksi bahwa dibulan Januari akan diadakan Workshop atau Seminar untuk menyampaikan usulan atau permasalahan terkait harga sawit dan karet.(Tim)