SISWI DISURUH PULANG DISAAT UJIAN BERLANGSUNG

Teropongpost, Bogor– Disaat ujian berlangsung, salah satu anak murid Kelas 10 (sepuluh) Sekolah SMA Yadika 7 Bogor disuruh pulang oleh pihak sekolah dengan alasan masih ada tunggakan.

Dengan kondisi menangis dan merasa malu karna tidak bisa mengikuti ujian, dari pihak keluarga merasa kecewa dengan pihak sekolah, karena tidak ada kebijakan dari pihak sekolah untuk memberikan waktu selama Ujian berlangsung.


“Saat diusir sampe rumah menangis dan tidak mau pergi kesolah lagi karena malu dan kenapa pihak sekolah tidak memberikan waktu sampai ujian selesai. Sedangkan orang tuanya hidup dengan kondisi paspasan, Bapaknya sudah meninggal jadi dia hidup dengan Ibunya yang kondisinya kurang.” Ungkap Pamannya.

Cara yang digunakan oleh pihak sekolah SMA Yadika 7 Bogor, memperlakukan pemulangan salah satu anak muridnya dengan alasan supaya dari pihak keluarga datang kesekolah untuk melunasi pembiayaan yang masih menunggak.

“Kalau masalah limititnya kita minta sekarang nah sekarang bapak bagaimana. Dan kalau Bapak mau bicara sama Ibunya silahkan tapi kita menunggu sampai kapan. Kenapa kita pulangkan, kita manggil orang tuanya tidak datang. Kenapa saya melalui anak, ya itu karena itu tadi kasusnya.” Ungkap Guru SMA Yadika 7 Bogor.

Jika tindakan seperti ini benar dilakukan oleh pihak sekolah mengusir salah satu siswi yang sedang lagi Ujian dengan alasan supaya dari pihak keluarganya datang ke sekolah untuk membicarakan masalah biaya sekolah yang masih menunggak, bagaimanakah sikap dari Dinas Pendidikan untuk menyikapi persoalan ini. Sedangkan aturan sudah jelas sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan nasional.

Oleh karena itu, dari Dinas Pendidikan harus mengambil sikap supaya tidak ada lagi kejadian dan prilaku seperti ini untuk pendidikan tahun yang akan datang. “(Idris M)