SMPN 17 Diduga Mendahului Start PPDB

Teropongpost, Tangsel,-Dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMPN, SMAN dan SMKN, guna memberikan pelayanan bagi calon peserta didik secara tertib, terarah dan berkualitas serta meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan prinsip Managemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS), khususnya kewenangan sekolah dalam penerimaan peserta didik baru di Kota Tangerang Selatan Tahun pelajaran 2015/2016 sesuai dengan surat edaran Nomor: 421/1233.1-Dindik/2015.

Surat Edaran yang merupakan panduan PPDB tersebut mengatur terkait persyaratan, pelaksanaan serta jadwal PPDB dan lainnya. Untuk wilayah Tangsel antara lain waktu sosialisasi PPDB tanggal 10-20 Juni 2015 jenjang SMP, SMA dan SMK, Pra Pendaftaran tanggal 29-1 Juli 2015 jenjang SMP dan SMA, penbdaftaran Jalur khusus tanggal 29 juni-04 juli 2015 jenjang SMP, SMA dan SMK.

Beberapa sekolah masih terlihat sepi tidak terdapat aktifitas karena belum dibukanya PPDB, juga libur panjang ramadhan dan idul fitri. Berbeda dengan SMPN 17 Kota Tangerang yang terlihat ramai, beberapa peserta didik baru dan wali terlihat duduk-duduk diteras sekolah, beberapa wali dan peserta didik tersebut tengah menunggu hasil pengumuman kelulusan untuk mata pelajaran olahraga, kamis (18/06).

“Olahraga hari ini pengumuman, kalau bahasa inggris hari jumat”, ucap salah satu guru SMPN 17 yang enggan menyebutkan namanya.

Untitled-111
Terdapat beberapa peserta didik tidak lulus dalam pengumuman tersebut, terlihat kesedihan dari raut wajah peserta didik dan orang tuanya.

“Iya tidak lulus, gak apa-apa ya dek, orang udah gak di terima mau diapain”, ucap salah satu orang tua peserta didik baru yang tidak lulus yang enggan menyebutkan namanya.


Menurut keterangan Kepala Bidang Pendidikan Menegah (DIKMEN) di Dinas Pendidikan Tangerang Selatan terkait hal ini, menenerangkan bahwa PPDB seharusnya belum dibuka.

“Kalau sampai ada tertangkap tangan menerima dan mengeluarkan formulir PPDB kemudian harus bayar, laporkan ke dinas pendidikan”, tegasnya.
Dari Dinas Pendidikan mengaku bahwa belum dibuka pendaftaran, jika terdapat sekolah yang mencuri start PPDB dan jika hal tersebut benar-benar terjadi, maka tidak dibenarkan. (Tim)