Anggaran RTLH di Desa Pamijahan Diduga Disunat Oleh Oknum Kades

Teropongpost, Kab. Bogor, –Program Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mensejahterakan masyarakat kurang mampu, salah satunya memberikan hunian yang layak dalam bentuk Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh Desa se-Kabupaten Bogor.

Sangat disayangkan program tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab demi merperkaya diri. Seperti halnya yang terjadi di Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, diduga terjadi pemotongan atau penyunatan anggaran Rehabilitasi RTLH yang di lakukan oleh oknum Kades dan oknum Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan).

Kusnadi, selaku Kepala Desa Pamijahan saat dihubungi melalui telepon seluler oleh awak media tidak mau mengangkat, padahal para awak media ingin konfirmasi terkait program RTLH yang ada di Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor tersebut.

Sementara itu menurut Didi salah satu Staf Desa Pamijahan mengatakan, “Kita mendapatkan bantuan rehabilitasi RTLH sebanyak 7 unit dari Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2020, anggaran per unitnya 15 juta rupiah,” Selasa (08/12/2020) di kantor Desa.

Lanjutnya, teknisnya diberikan material kepada setiap penerima manfaat dalam bentuk bahan material senilai 13 jutaan rupiah, berupa material dan termasuk ongkos tukang sebesar 1.5 juta rupiah.

Dari informasi tersebut, jelas sekali diduga di potong oleh oknum Kades dan oknum TPK anggaran sebesar 15 juta itu. Hasil penelusuran tim kepada penerima bantuan rehabilitasi RTLH di Kampung Nangka Sari 1, RT 01, RW 02 Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, sangat bertolak belakang dengan pengakuan Didi staf Desa Pamijahan, total bahan material yang diterima sekitar 10 jutaan ditambah ongkos tukang 1.5 juta, total Rp. 11.500.000 per unitnya.

Kuat dugaan dana bantuan tersebut dipotong, yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Pamijahan Kusnadi, dan Oknum TPK di Desa Pamijahan untuk kepentingan pribadi semata dengan memanfaatkan jabatan.

Bilamana hal ini benar adanya, Sangat tidak manusiawi dengan teganya mereka mengambil hak masyarakat tidak mampu yang sangat membutuhkan hunian layak, Program Karsa Beradab Bupati Ade Yasin tercoreng oleh perbuatan mereka.

Dengan adanya hal-hal seperti ini, seharusnya aparat penegak hukum maupun Kejaksaan Negeri Cibinong harus lebih sigap dan menindaklanjuti informasi adanya dugaan pemotongan dana RTLH yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa dan oknum TPK Desa Pamijahan, Kecamatan pamijahan Kabupaten Bogor, Bila perlu lanjutkan hingga sampai proses hukum supaya ada efek jera karena RTLH haknya orang yang membutuhkan. (Tim)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.