Danrem 061/SK Bersama Forkopimda Kota Bogor, Laksanakan Vaksinasi Perdana Covid-19

Teropongpost, Kota Bogor, –Danrem 061/SK Brigjend TNI Achmad Fauzi S.IP, MM bersama Forkopimda Kota Bogor Laksanakan Vaksinasi perdana, di Puskesmas Tanah Sareal Jl. Kesehatan No. 03, RT. 02/02 Kel. Tanah Sareal, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor.

Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Danrem, juga dilaksanakan oleh Forkopimda Kota Bogor, yaitu Dr. H. Bima Arya Sugiarto SHum. M.A (Walikota Bogor), lalu Drs. H. Dedie A. Rachim M.A (Wakil Walikota), Dr. Ir. Syarifah Sopiah (Sekda Kota Bogor), Kolonel Inf Robby Bulan S.I.P (Dandim 0606/Kota Bogor), Kolonel Inf Robby Bulan S.I.P (Dandim 0606/Kota Bogor), Kombes Susatyo Purnomo Condro SH. S.I.K M.Si (Kapolresta Bogor Kota), Letkol CPM Sutrisno (Dandenpom III/1 Bogor), H. Atang Trisnanto S.Hut. M.Si (Ketua DPRD Kota Bogor), Herry Hermanus Horo SH. MH (Ka. Kejari Kota Bogor), Hj. Neni Yuliani SH. (Ketua Pengadilan Negeri), Dr. Sri Nowo Retno, MARS (Ka. Dinkes Kota Bogor), dan juga H. Edi Kholki Zaelani (Sekretaris MUI Kota Bogor).

Danrem dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa Vaksin ini sangat penting dan bermanfaat untuk menekan angka penularan Covid-19, oleh karena itu kepada masyarakat untuk tidak takut di vaksin dikarenakan vaksin ini sudah teruji melalui uji klinis dan telah mendapatkan izin halal dari MUI.

Dalam kesempatan tersebut Danrem juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Vaksinator dan tenaga medis lainnya, yang turut membantu pelaksanaan vaksinasi.

Sedangkan Walikota Bogor menyampaikan bahwa Pemberian Vaksin ini insya Allah cara untuk melawan Pandemi, dan Ia juga mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkopimda yang telah hadir dalam giat vaksinasi, “mudah-mudahan kick off ini berjalan dengan lancar, ini adalah babak baru kita dalam melawan Covid-19 di Kota Bogor.” Pungkas Walikota.

Usai penyampaian kick off vaksinasi, kemudian dilanjutkan dengan penyuntikan Vaksinasi terhadap Unsur Forkopimda Kota Bogor.
Setelah vaksinasi, Danrem mengingatkan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M. (Sani)