Di Konfirmasi Mengenai Bangunan yang diduga Tanpa IMB, Pemilik Sebut Wartawan Sebagai Tukang Peras

Teropongpost, Kota Tangerang, –Entah apa yang terjadi pada diri pemilik bangunan perumahan yang berada dikhawasan Komplek Kejaksaan Agung Karang Mulya.

Keanehan pun terjadi, seolah ia tak memiliki latar pendidikan saat beberapa awak media mendatangi kediaman rumahnya, dengan bertujuan untuk melakukan konfirmasi secara resmi mengenai persoalan bangunan 10 unit perumahan miliknya yang diduga belum mengantongi perizinan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Pemerintahan Kota Tangerang.

Pasalnya saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media pemilik bangunan tersebut enggan dikonfirmasi secara resmi dan menyebut-nyebut wartawan sebagai tukang peras, tepatnya di Jl. Raden Saleh, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Minggu (5/7/2020).

Hal tersebut pun diungkapkan oleh pemilik bangunan perumahan tersebut bernama Radi (45) mengungkapkan, “Ngapain kalian datang ramai-ramai seperti ini kerumah saya. Kalian semua pada mau peras saya kali yak?!,” Ungkapnya dihadapan awak media.

Semuanya juga sudah tahu kok! Saya sudah koordinasikan dengan Lurah Karang Mulya, Camat Karang Tengah, hingga orang Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Tangerang.

Bahwa perihal tentang bangunan 10 unit perumahan miliknya tersebut belum mengantongi perizinan IMB (Izin Mendirikan Bangunan), dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Pemerintahan Kota Tangerang.

“Kalian semua mau stop pembangunan tersebut, kalau mereka mati kelaparan karena enggak bisa kerja kalian semua mau enggak tanggung jawab. Lagian juga yang kerja orang pribumi semua kok ?! Bukan orang perantauan,” ujarnya dengan nada kesal.

Ini loh buktinya, kami sudah urus mengenai perizinan pembangunan tersebut. Karena berhubungan dengan adanya coronavirus disease covid-19. Yah, jadi ada sedikit kendala keterlambatan dalam kepengurusan IMBnya.

“Intinya saya sudah koordinasikan dengan Lurah Karang Mulya, Camat Karang Tengah dan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Tangerang,” tambahnya.

Untuk diketahui bahwa Bangunan yang berdiri harus memiliki IMB seperti yang diatur dalam UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung (Pasal 7 ayat [1] UUBG). Persyaratan administratif bangunan gedung meliputi persyaratan status hak atas tanah, status kepemilikan bangunan gedung, dan izin mendirikan bangunan (Pasal 7 ayat [2] UUBG). Serta Perda Kota Tangerang No. 3 Tahun 2012, mengenai Bangunan Gedung. (Dedi)

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.