Diduga LKS masih diperjualbelikan oleh Oknum Sekolahan

Teropongpost, Kab. Tangerang, –Masih maraknya dilapangan penjualan buku LKS kepada para wali murid dan ini terjadi di SDN Bitung Jaya 1 Jl. Raya Serang KM 12 RT. 05 RW. 02, Ds. Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kamis, (06/08/2020).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, praktik jual beli lembar kerja siswa (LKS) yang dilakukan pihak sekolah dan biasanya bekerjasama dengan penerbit atau pihak ketiga lainnya merupakan pungutan liar.

Jual LKS melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 75/2016 tentang Komite Sekolah Pasal 12 ayat 1. Dalam permen tersebut, Komite Sekolah baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di sekolah.

Kepala Sekolah SDN Bitung Jaya 1 yang terletak di Kabupaten Tangerang dimana terkesan tidak mengindahkan aturan yang melarang untuk melakukan penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS).

Kami mendapatkan keterangan dari Narasumber kami bahwa sekolah SDN Bitung Jaya 1 telah menjual LKS kepada wali murid sebesar 290.000,- untuk kelas kelas 1 dan kelas 2 serta untuk kelas diatas kelas 2 dijual dengan harga 105.000,-. Dilapangan penjualannya dibarengi dengan pembagian buku tema kepada wali murid.

Setelah dilakukan Konfirmasi oleh Lembaga Investigasi Negara (LIN), Tim TP kepada Kepala Sekolah SDN Bitung Jaya 1 Dadun kamaludin s.pd. mengakui adanya penjualan LKS kepada para wali murid di sekolah tersebut.

Setelah kami mendapatkan keterangan dari Kepala sekolah, kami mencari informasi kepada penjual LKS tersebut setelah melakukan konfirmasi, kami mendapatkan keterangan bahwa penyediaan LKS atas permintaan kepala sekolah.

Perlu digaris bawahi bahwa Larangan penjualan buku paket/LKS di lingkungan sekolah berdasarkan pada UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Pasal 11 Peraturan Mendiknas No 2/2008 melarang sekolah bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada peserta didik.

Ditegaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, praktik jual beli lembar kerja siswa (LKS) yang dilakukan pihak sekolah dan biasanya bekerja sama dengan penerbit atau pihak ketiga lainnya merupakan pungutan liar. (Red)

12 Comments

  1. I was recommended this blog by means of my cousin. I am not sure whether this submit is written by him as
    nobody else understand such detailed approximately my difficulty.
    You are incredible! Thanks! 2CSYEon cheap flights

  2. I do not even know how I ended up here, but I thought this post was good.

    I do not know who you are but certainly you are going to a famous blogger if
    you are not already ;) Cheers!

Leave a Reply

Your email address will not be published.