Diduga Wartawan atau LSM tidak diperbolehkan untuk membantu Masyarakat dalam Kepengurusan Kependudukan

Teropongpost, Tangsel, –Diduga Pelayanan Kependudukan di Wilayah Kota Tangsel kini semakin dipersulit.

Diketahui bahwa beberapa waktu ini kepengurusan Kependudukan memang sudah dapat dilakukan melalui Online, ada suatu kemudahan dan kelancaran dalam kepengurusan yang dilakukan melalui Online tersebut. Akan tetapi, juga ada suatu kesulitan yang dihadapi ketika seseorang tidak mengerti atau awam dengan hal-hal melalui Online tersebut.

Seperti salah satu warga yang berinisial H, ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengerti dan bingung dengan adanya Online itu. Apalagi sekarang dirinya sedang diluar kota, sehingga tidak dapat mengurusnya.

“Daripada saya bingung dan enggak bisa, mending saya nyuruh orang saja untuk mengurus itu”, ungkapnya ketika dijumpai awak media Jum’at (5/2/2021).

Mengetahui hal itu, awak media mencoba untuk membantu warga tersebut. Ketika awak media datang ke Dinas terkait untuk membantu H, ternyata awak media tidak diperbolehkan oleh salah satu Kabid yang berada di Loket, untuk mengurus atau membantu seseorang yang tidak ada hubungan kekerabatan dengan orang itu.

Sehingga, awak media pun mencoba untuk mempertanyakan hal itu kepada Kepala Dinas. Ketika dikonfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp, Kadis yang bersangkutan mengatakan boleh ketika awak media ingin membantu warga yang memiliki kesulitan dalam kepengurusan itu, selama persyaratan lengkap dan asli.

Setelah mendapatkan jawaban dari Kadis tersebut, awak media pun kembali menemui Kabid yang bersangkutan. Tetapi hal yang sama seperti sebelumnya, awak media tidak dapat membantu walaupun sudah mendapat jawaban dari Kadis.

Beberapa saat kemudian, awak media pun kembali menghubungi Kadis tersebut. Hal yang aneh terjadi, yang sebelumnya Kadis tersebut memperbolehkan awak media membantu, namun jawaban dari Kadis terbaru tidak memperbolehkan.

“Benar, Silahkan Warga saja pemilik berkas datang, kan semua sudah mudah bisa online dan offline,” ungkapnya

Dan ketika salah satu awak media yang lain ingin mengurus KTP karena yang sekarang sudah buram, masalah yang sama pun terjadi.

Hal tersebut pun menjadi suatu pertanyaan yang besar, kenapa mengurus Kependudukan untuk diri sendiri tidak diperbolehkan.

Apakah ketika seseorang ingin tertib administrasi memang dipersulit? (RED)