Dituding Tidak Transparan Soal Anggaran Covid-19, Walikota Tangerang Dikabarkan Dipolisikan

Teropongpost, Kota Tangerang, –Walikota¬†Tangerang Arif R Wismansyah baru-baru ini dikabarkan dipolisikan oleh salah satu jaringan Indonesia Corruption Watch (ICW) di Banten, Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) lantaran dituding adanya dugaan tidak transparan kepada publik mengenai anggaran pengadaan barang dan jasa untuk percepatan penanganan covid-19.

Dilansir dari salah satu situs pemberitaan, terdapat 4 faktor Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dikabarkan dipolisikan.

Adapun beberapa faktor tersebut diantaranya adalah:
1. Keterbukaan Informasi Publik.
2. Tak Gubris Permintaan LSM.
3. Terkait Dugaan Korupsi.
4. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah Telah Berkoodinasi.

Hal tersebut pun diungkapkan oleh salah satu Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Ahmad Priyatna mengungkapkan, “Dalam hal ini kami melaporkan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sebagai penanggung jawab KIP (Keterbukaan Informasi Publik) diwilayah Kota Tangerang,” ungkapnya dihalaman Mapolrestro Tangerang Kota. Kamis (1/10/2020).

Pada umumnya, sebelumnya kami pun sudah berusaha meminta informasi dan data-data mengenai anggaran pengadaan barang dan jasa untuk penanganan percepatan pemutusan mata rantai Covid-19.

“Selain itu, ada juga mengenai informasi data-data penerima dan realisasi JPS (Jaring Pengaman Sosial), namun sayangnya surat permohonan yang kami berikan tidak mendapatkan respon apapun dari pihak Pemerintah Kota Tangerang,” ujarnya.

Kami pun sudah mengirimkan surat informasi sengketa ke Provinsi Banten dan saat ini sudah teregister hanya tinggal menunggu saja untuk proses persidangan.

“Tentunya dalam hal ini kami sebagai masyarakat hanya ingin mendorong saja mengenai keterbukaan informasi publik, karena informasi seputar penanganan covid-19 diwilayah Kota Tangerang ini terlihat sangat tertutup,” tuturnya

Ahmad menambahkan, Padahal sudah jelas mengenai Keterbukaan Informasi Publik dalam pasal 52 Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2008.
Kami menduga ada praktek penyalahgunaan dan korupsi didalamnya, sepertinya ada sesuatu dibalik semua ini.

Kemudian, kami juga berencana ingin melaporkan peristiwa tersebut ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), lantaran Pemerintahan Kota Tangerang yang dianggap tidak menjalankan perintah Undang-Undang.

“Langkah-langkah ini merupakan upaya partisipasi masyarakat dalam memantau setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Baik terkait anggaran serta kebijakan lain dengan bertujuan agar tidak terjadinya potensi kecurangan yang dapat memicu penyalahgunaan wewenang sehingga menimbulkan kerugian keuangan Negara,” Tegasnya

Disisilain, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengklaim bahwa dirinya telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Banten serta BPK-RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia) untuk mengawasi penggunaan anggaran covid-19. “Dalam situasi darurat seperti ini tentunya banyak sekali anggaran kegiatan dan belanja daerah yang dirubah, kami pun sudah konsultasi dengan BPKP Provinsi Banten dan BPK-RI,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon. Rabu (30/9/2020) malam.

BPKP Provinsi Banten bertugas melakukan pendampingan dan pengawasan keuangan sesuai dengan ketentuan akuntabilitas keuangan negara untuk percepatan penanganan Covid-19.

Hal ini pun tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Terkait persoalan anggaran untuk Covid-19 diwilayah Kota Tangerang, sejauh ini sudah dalam audit BPKP Provinsi Banten, mereka yang mengawal jalannya relokasi anggaran, kami juga mendapatkan konsultasi dari Kemendagri,” terangnya

Kemudian, mengenai anggaran belanja untuk penanganan covid-19 diwilayah Kota Tangerang telah direlokasikan sebesar Rp. 210,9 Milyar per Juli 2020. Selain itu, data mengenai Covid-19 dapat diakses oleh masyarakat melalui website https://covid19.tangerangkota.go.id/.

“Dana tersebut tentunya difokuskan untuk penanganan kesehatan, distribusi bantuan bagi warga terdampak serta ketahanan pangan masyarakat,” tutupnya. (Dedi)

Sumber : Suara.com

25 Comments

  1. Hello there! This is my 1st comment here so I just wanted to give a quick shout out and tell you I genuinely enjoy reading your posts.
    Can you recommend any other blogs/websites/forums that deal
    with the same topics? Many thanks!

  2. Hi I am so thrilled I found your blog, I really found you by
    error, while I was researching on Aol for something
    else, Anyhow I am here now and would just like to say thanks a lot for
    a incredible post and a all round interesting blog (I also love
    the theme/design), I don’t have time to go through
    it all at the minute but I have bookmarked it and also added in your
    RSS feeds, so when I have time I will be back to read a great deal more, Please
    do keep up the excellent work.

  3. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website
    yourself or did you hire someone to do it for you?

    Plz respond as I’m looking to construct my own blog and would like to find out where u got this from.
    many thanks

  4. Greetings from Carolina! I’m bored to tears at work so
    I decided to browse your website on my iphone during lunch break.
    I love the knowledge you present here and
    can’t wait to take a look when I get home. I’m amazed at how quick
    your blog loaded on my phone .. I’m not even using WIFI, just 3G ..
    Anyhow, fantastic blog!

Leave a Reply

Your email address will not be published.