Gerai Lengkong Adakan Sarasehan dengan Tema “Membangun Perempuan Berdaya Sebagai Pejuang Ekonomi Keluarga”

Teropongpost, Tangsel, –Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Gerai Lengkong adakan Sarasehan dengan Tema “Membangun Perempuan Berdaya Sebagai Pejuang Ekonomi Keluarga”. Yang bertempat di Restoran Telaga Seafood BSD, Jl. Raya Serpong Kav. Komersial No. 6, Bumi Serpong Damai, Jelupang, Lengkong Karya, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten. Selasa, (22/12/2020).

Sarasehan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie, Hj. Lista Hurustiati SH. MH. salah satu pendiri Gerai Lengkong, Dr. Dina Nurul Fitria SE. MT. CSCA. CRP. salah satu Narasumber dari bidang Akademisi, Hj. Lina Santika R. Owner Bebek Box Mas Yogi sebagai salah satu Narasumber.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie mengatakan, dikarenakan ini adalah Hari Ibu maka setua apapun umurmu, setinggi apapun jabatanmu, sebanyak apapun harta, engkau tetap anak dari ayah dan ibu maka berbaktilah kepada orangtua.

“Dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 ini menjadikan pelaku UMKM Kota Tangsel menurun, tetapi permintaan akan Produk-produk UMKM meningkat. Maka dari itu, Pemkot Tangsel berharap masyarakat dapat menjadi pelaku Ekonomi Kreatif.” Ungkapnya

Dalam paparannya Dr. Dina Nurul Fitria SE. MT. CSA. CRP mengatakan, di masa Pandemi Covid-19 ini menjadikan kita semua banyak waktu dirumah, sehingga dalam situasi seperti ini diperlukan jiwa yang tangguh untuk tetap menjaga perekonomian keluarga.

“Para perempuan khususnya harus dapat mencari income lebih, seperti untuk kebutuhan anak-anak sehari-hari, ataupun pendidikannya. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa banyak orang yang konsumsinya berada di Tangsel. Inilah salah satu kesempatan kita untuk selalu dapat mempromosikan produk kita melalui apapun itu, seperti transaksi melalui online. Sehingga kedepannya saya berharap agar ada titik Dropshiper di Tangsel ini lebih banyak, jadi ongkos kirimnya akan lebih murah lagi. Dan para penjual / pembeli pun tidak perlu memikirkan akan ongkos kirim tersebut.” Ujarnya

Selain itu Hj. Lina Santika R. Owner Bebek Box Mas Yogi pun Berbagi pengalaman waktu pertama kali di Tangsel, ia mengatakan pada saat ingin masuk dalam Binaan Bank Indonesia, ia memikirkan bagaimana caranya untuk masuk didalamnya untuk mendapatkan Alat Produksi untuk UMKM nya. Sehingga suatu hari ia pun menghubungi salah satu kenalannya di Institut Teknologi Indonesia (ITI).

“Saat itu saya ditawari untuk masuk IPTEK Produk Unggulan Daerah (IPUD), Diberitahukan ada Pelatihan, Teknologinya, Alatnya. Sehingga saya ikuti saja Program tersebut, disitulah saya mendapatkan pelatihan, alat-alatnya, teknologinya bagaimana untuk memajukan UMKM kita. Maka itu saya tekankan bahwa Silahturahmilah No. 1. Dari situ saya menjadi binaan Bank Indonesia.” Jelasnya

Sementara itu, Hj. Lista Hurustiati SH. MH. sebagai salah satu pendiri Gerai Lengkong mengatakan, dikarenakan sebagian besar Supplier yang tergabung dalam Gerai Lengkong ini adalah Ibu-ibu, beliau berharap mereka dapat menimba ilmu di Hari Ibu ini. Sehingga dapat memberikan semangat dan kekuatan yang baru untuk para pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

“Dimana selama ini yang berwirausaha memproduksi produk-produknya baik dirumah, maupun yang sudah mempunyai tempat khusus sendiri disini kita berbagi” ujarnya

Beliau pun berharap apa yang telah disampaikan oleh ibu-ibu tadi dapat dilanjutkan ke Pemerintahan Kota Tangsel, dan bisa dijadikan program kedepannya untuk memfasilitasi UMKM khususnya Perempuan. Sehingga dapat lebih maju, solid, dan sejahtera.

“Saat ini semakin banyak orang berwirausaha yang baru, dimana diharapkan Pemerintah bisa memfasilitasi center point Produk-produk dari para UMKM, jadi pada saat untuk penyebaran produk ataupun pengiriman produk lebih efisien melalui Gofood, melalui Gojek, dan sebagainya. Tangsel ini ada 7 kecamatan atau ada 52 Kelurahan, dibagi untuk produk-produk UMKM perwakilan di masing-masing Kecamatan, kita bisa simpan barang-barang atau produk produk UMKM. Sehingga dimana pada saat orang memesan Daerah pinggiran Jakarta Selatan misalkan, enggak terlalu jauh biayanya bisa lebih murah kalau kita sudah mempunyai titik untuk penitipan barang / produk itu.” Pungkasnya (Tini)