Gerai Lengkong Launching membantu UMKM/IKM dalam masa Pandemi Covid-19 berbasis online

Teropongpost, Tangsel, –Gerai Lengkong mengadakan Doa Bersama, yang bertempat di Ruko Golden Square Blok GS / 05 Jl. Raya Ciater Serpong Tangerang Selatan.

Doa bersama inipun diadakan sebagai rasa syukur atas berdirinya Gerai Lengkong. Dalam Doa bersama tersebut dihadiri oleh sekitar 7 orang, seperti Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Dik Doank, Bang Djay, Para Pelaku UMKM/IKM Tangsel yang sudah bergabung didalam Gerai Lengkong. Serta dilakukan sesuai dengan anjuran dari Pemerintah dalam masa pandemi saat ini.

Untuk diketahui Gerai Lengkong ini diinisiasi oleh Lista Hurustiati SH. MH. yang ingin membentuk suatu wadah bagi para pelaku UMKM/IKM yang ada di Tangsel. Sehingga Kota Tangsel memiliki Oleh-oleh khasnya tersendiri.
“Karena saya melihat UMKM/IKM yang ada di Kota Tangsel ini sudah baik dalam hal produksi, rasanya, kemasannya. Jadi saya berharap kedepannya produk-produk UMKM/IKM ini memiliki pangsa pasar yang luas, tidak hanya sekedar di Tangsel saja.” Ungkap Beliau

Dalam masa pandemi ini para pelaku UMKM/IKM yang ada di Tangsel mengalami kendala mengenai pemasaran produknya. Akhirnya Gerai Lengkong tetap memilih untuk buka dan melakukan produksi, tetapi penjualannya diharuskan melalui Online.
Sehingga para pelaku UMKM/IKM tetap dapat berproduksi secara maksimal. Karena mereka berjuang tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk keluarga dan lingkungannya yang pasti.

Sekitar 21 Produk UMKM/IKM yang terbergabung dalam Gerai Lengkong ini. Bukan hanya Kuliner saja, ada juga yang berupa busana. Seperti saat beberapa waktu lalu, Gerai Lengkong mengadakan lomba foto bersama keluarga dirumahaja yang diikuti oleh para pelaku UMKM/IKM. Peserta lomba berfoto dengan keluarga dirumah saat memproduksi produknya masing-masing, dan kirimkan ke Gerai Lengkong. Serta dalam memperingati hari Kartini, dibulan Ramadhan ini akan diadakan lomba juga.

Kedepannya Gerai Lengkong berharap dapat bekerjasama dengan Dinas-dinas terkait di Kota Tangsel. Jadi produk khas Tangsel dapat dikenal oleh masyarakat khususnya Tangsel, yang belum mengetahui jika memang ada oleh-oleh khas dari Tangsel.
“Sayapun berharap untuk kedepannya para pelaku UMKM/IKM ini dapat memasarkan produknya dengan maksimal, lebih baik lagi jika ada salah satu produknya itu menjadi ciri khas oleh-oleh dari Tangsel”. Pungkasnya (Tini)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.