Group Komunitas (PEA),Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim & Dhuafa

Teropongpost, Tangsel, – Untuk kesekian kalinya Komunitas Group Facebook Persahabatan Enjoy Dan Asik (PEA), mengadakan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, kali ini bertempat di Musholla Al- Muawanah, Pondok Sentul, Serpong (21/9).

Acara yang bertema Group PEA Berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Yatim dan Dhuafa ini, kurang lebih 100 anak yatim dan Dhuafa diundang. Acara inipun dihadiri oleh Ustadz Aldo, Ustadz Lukman Hakim (Ketua DKM), Karang Taruna Ranting 10, beberapa ulama setempat, dan RT/RW, serta Tokoh Masyarakat. acara santunan kali ini berlangsung ramai dan lancar.

“suatu komunitas yang tidak sesuai dengan singkatannya. Alhamdulilah, kalo dipanggil singkatannya kayaknya kurang enak didengar, tapi bukti nyata daripada komunitas ini adalah sungguh luar biasa.” Ujar Ustadz Lukman dalam sambutannya

Boy Nurdin selaku ketua Komunitas PEA pun dalam sambutannya mengatakan jika, dalam bulan Muharram atau identik dengan lebaran Anak Yatim ini, kami berkesempatan singgah di Pondok Sentul. Dalam rangka menyiarkan ataupun menyampaikan amanah dari pada donatur-donaturnya untuk menyampaikan kepada anak-anak yatim.
“Bapak-bapak ibu-ibu sekalian, sudah menjadi agenda kami bahwa setiap Bulan Muharram atau bertepatan dengan lebaran anak yatim. Kami dari grup Persahabatan Enjoy dan Asik (PEA), kita keliling di daerah Tanggerang Selatan singgah di masjid-masjid yang diwilayah tersebut terdapat banyak anak yatimnya. Kita akan berkeliling mungkin yang sekarang kita di Pondok Sentul, kemarin juga ke daerah Buaran, kemudian di daerah Pondok Benda juga. Mungkin di tahun depan kita akan kedaerah lain lagi, dan mudah-mudahan kita bisa kesini lagi nantinya”. Ungkapnya

Setelah beberapa sambutan acara mulai berlanjut dengan Ceramah Agama. Selanjutnya, menuju acara inti yaitu berbagi kebahagiaan dengan memberikan bingkisan dan santunan kepada Anak yatim dan duafa. Acara pun dilanjutkan ke sesi poto bersama beberapa anggota komunitas (PEA) dengan anak-anak Yatim dan Dhuafa. Terlihat begitu jelas bahagianya mereka mendapatkan santunan tersebut.

Disela-sela penutupan acara tersebutpun ketua komunitas (PEA) Boy Nurdin ditemui oleh Tim (TP), beliau menjelaskan bahwa acara ini agenda tahunan yang selalu diadakan oleh komunitas (PEA). Untuk masalah anak yatimnya tidak ada gambaran tersendiri, jika memang diwilayah ini anak yatimnya belum mencukupi kita akan nambah diwilayah setempat.

Komunitas (PEA) belum ada gambaran untuk menjadi Orang tua dari anak-anak Yatim ini, dikarenakan mereka mempunyai pemikiran bahwa anak-anak lebih baik diurus oleh ibunya. Karena tujuan komunitas ini lebih kepada Pendidikan, Kesehatan, dll.
Mereka pun sudah membuat tim untuk memonitoring anak-anak Yatim yang sekolah di Negeri maupun Swasta, karena pada hakikatnya Pendidikan banyak yang digratiskan oleh Pemerintah.(TIM)