Hama Wereng Coklat Serang Tanaman Padi di Kecamatan Warunggunung

Teropongpost, Lebak, –Serangan hama wereng mulai mengancam Areal sawah-sawah milik petani yang berada di Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak Banten. Sejumlah tanaman padi milik petani mendadak menjadi kuning kecoklatan akibat hama wereng coklat tersebut. Selasa, (25/08/2020).

Menurut Suherman salah satu Petani yang sawahnya terkena Hama Wereng coklat mengatakan, serangan Hama tersebut terjadi setelah turunnya hujan pada tgl 16 agustus lalu, berselang 3 hari setelah itu sawah milik petani mulai terserang hama wereng coklat tersebut.

“Penyebabnya pertama kekeringan beberapa waktu setelah itu pada tanggal 16 agustus lalu turun hujan, beselang tiga hari karena belum sempat menyemprot tiba-tiba padi kami gosong semua kena hama wereng coklat”. Jelas Suherman yang juga ketua Gapoktan

Suherman melanjutkan, sedikitnya ada sekitar 2,5 hektar sawah di desa padasuka yang diserang oleh hama wereng coklat. Akibat serangan itu, sejumlah petani yang berada di daerah itu mengalami gagal panen dan merugi.

“Ada sekitar 2,5 hektar lahan sawah di Desa Padasuka milik petani yang terkena hama wereng coklat, dan kerugian diperkirakan hingga 70% dari modal karna palingan 30% modal yang kembali”, terangnya

Sementara itu, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) Kecamatan Warunggunung Didi Aripudin saat ditanyai Media perihal hama wereng coklat yang saat ini mulai mengganggu tanaman padi di wilayah Warunggunung mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari ketua kelompok di desa tersebut dan pihaknya sudah melakukan pengamatan/patroli di wilayah Warunggunung.

“Iya pak, kami sudah mendapatkan Laporan dari ketua kelompok bahwa ada serangan WBC di Desa Padasuka dan menindaklanjuti itu kami melakukan pengamatan/patroli dan betul ada sarangnya WBC tapi masih populasi,” terang Didi

Didi juga mengatakan untuk pencegahan pihaknya sudah merekomendasikan agar melakukan pengamatan rutin apabila populasi sudah diatas ambang ekonomi agar segera dilakukan pengendalian dengan kimia.

“Untuk upaya yang sudah dilakukan, kami sudah merekomendasikan petugas agar melakukan pengamatan rutin karena dikhawatirkan populasi akan meningkat yang nantinya bisa mengurangi hasil tanaman padi khususnya di Desa Padasuka dan Kecamatan Warunggunung Umumnya. Karena ada sekitar 75 hektar lahan sawah yang terancam Wbc, dan Insyaallah minggu ini kita akan lakukan gerakan pengendalian bersama,” tutup Didi. (Agus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.