Korcam PKH Akui yang mengkoordinir Suplai Bahan Pangan dari Gempolsari ke Kedaung Barat

Teropongpost, Kab. Tangerang, –Diduga adanya permintaan uang kepada penerima Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) terjadi di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Suryanah, seorang KPM BPNT PKH mengaku, dirinya kerap diminta uang oleh ketua kelompok setiap kali dirinya menerima pencairan uang dana PKH.
“Besaran yang diminta mencapai 10 persen,” ungkap Janda dua anak ini, kepada awak media belum lama ini.

Suryanah juga heran dengan bantuan yang ia terima, selain dirasakan tidak sesuai dengan nominal 200 ribu. Bahkan, ia diminta uang sebesar Rp20 ribu setiap menerima bahan pangan BPNT PKH. “Alasannya uang untuk kebersamaan,” imbuhnya.

Ia berharap, pemerintah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan. Ia juga meminta dinas terkait atau Kadinsos Kabupaten Tangerang mengkroscek praktik tersebut. “Apakah ketua kelompok inisiatif sendiri atau ada pihak lain yang terlibat,” harapnya

Sementara itu, Ketua Kelompok pada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Acung akui tarik uang kepada penerima PKH. Alasannya, uang digunakan untuk biaya angkut bahan pangan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari agen BRILink Desa Kedaung Barat ke penerima PKH di desanya.

“Udah aturannya ambil bahan pangan program BPNT ke agen BRILink milik Heriyah di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Itu disuruh Pendamping PKH Desa Kedaung Barat bernama Firman,” kata Acung, saat ditanya Awak media , alasannya tarik uang dari KPM PKH dan ambil bahan pangan di luar Desa Gempol Sari, Senin (21/12/2020).

Acung menyebut, meskipun meminta uang 20 ribu per KPM saat penyaluran bahan pangan program BPNT, namun KPM tidak meski memberikan uang senilai 20 ribu. “Kadang ada yang ngasih 20 t, ada yang kurang dari 20 ribu, bahkan ada yang tidak ngasih juga tidak apa,” akunya.

Ditanya awak media tentang siapa yang nyuplai bahan pangan ke agen BRILink di Desa Kedaung Barat, Acung mengatakan Koordinator Kecamatan (Korcam) PKH Sepatan Timur Basyarudin yang menyuplai bahan pangan ke agen BRILink Desa Kedaung Barat.

Aktivis Sepatan Timur Winata Atau yang sering di panggil Catur mengatakan pengarahan yang dilakukan oleh pendamping kecamatan itu adalah suatu Pelanggaran yang ada di pedum penyaluran BPNT 2020 dan ini harus ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib. “pendamping kecamatan sudah melanggar pedum BPNT Tahun 2020, saya berharap kepada kepala Dinas agar diganti pendamping kecamatan yang sudah melanggar aturan.

Saat dikonfirmasi, Korcam PKH Sepatan Timur Basyarudin tidak memberikan bantahan terkait pengakuan Acung, Ketua Kelompok KPM PKH Desa Gempol Sari. Bahkan, ia mengakui yang mengkoordinir penyuplaian bahan pangan ke agen BRILink ke Desa Kedaug Barat. (RI/FRWT)