Papan proyek baru terpasang, warga butuh transparansi

Teropongpost, Depok, –Pembangunan Turab kali yang berada di Pondok Petir Kota Depok, diduga tidak adanya transparansi dalam berbagai hal. Mulai dari Papan proyek yang tidak terpasang di lokasi, dan pembayaran bagi pekerja pembangunan tersebut.

Diketahui dari beberapa warga dan pekerja, pembangunan turab ini dimulai pada awal bulan April lalu. Tetapi setelah papan proyek terpasang di lokasi, ternyata dijadwalkan pada bulan Februari lalu. Pembangunan turab inipun sempat terhenti dengan alasan yang tidak jelas. Namun ketika LPM Kelurahan Pondok Petir menghubungi Dinas PUPR Kota Depok, hari Senin lalu pembangunan berjalan lagi.

Jumadi selaku pelaksana proyek pun mengatakan bahwa, ia tidak mengetahui jika terdapat masalah dalam pembangunan turab ini.
“Saya hanya menjalankan tugas dari CV Haloho Jaya, sehingga apa yang dikatakan oleh atasan ya saya laksanakan. Kalau ada kesalahan dalam pembangunan ini, saya tidak dapat menjelaskan bagaimana bagaimananya.” Tegas Jumadi

Pembangunan turab yang dikerjakan oleh CV Haloho Jaya pun diduga ada pengurangan volume pekerjaan. Yang tertera di papan proyek memiliki volume tinggi 170CM, namun yang dikerjakan hanya memiliki volume tinggi 140CM. Sehingga pengawas proyek pun datang, dan meminta pembongkaran ulang untuk menambah volume ketinggian turab ini.

Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Pemasangan papan nama proyek dalam Permen PU 29/2006 disebutkan salah satunya terkait persyaratan penampilan bangunan gedung, yang salah satunya memperhatikan aspek tapak bangunan. Pada daerah/lingkungan tertentu dapat ditetapkan ketentuan khusus tentang pemagaran suatu pekarangan kosong atau sedang dibangun, pemasangan nama proyek dan sejenisnya dengan memperhatikan keamanan, keselamatan, keindahan, dan keserasian lingkungan.
Pemasangan papan nama proyek, dalam proyek pembangunan sistem drainase perkotaan. Pemasangan papan nama proyek ini termasuk pekerjaan persiapan (Pre-Construction). Pekerjaan Persiapan (Pre-Construction) salah satunya adalah pemasangan papan nama proyek sebanyak yang diperlukan, minimal 2 (dua) buah, dengan ukuran dan penempatan yang ditunjuk oleh Direksi Teknik. Cara pengerjaan yang harus dilakukan berkaitan dengan persiapan lapangan ini adalah tentukan lokasi pemasangan papan nama proyek yang strategis, mudah dibaca, dan aman terhadap gangguan. (RED)

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.