Pasar Barokah Ciledug, menuju Semi Modern

Teropongpost, Tangerang, – Pasar merupakan suatu tempat dimana bertemunya antar masyarakat untuk melalukan transaksi jual-beli. Namun seiring dengan perkembangan zaman Pasar-pasar tradisional yang adapun mulai banyak ditinggalkan oleh para peminatnya. Apalagi dengan kehadiran Pasar Modern dan Minimarket yang merajalela, membuat Masyarakat lebih memilih untuk berkunjung ke tempat dimana Pasar Modern dan Minimarket berada.

Jika memang dibandingkan dengan Pasar Tradisional, tatanan Pasar Modern dan Minimarket lebih rapi. Dagangan mereka bersih, tempat nyaman, akses mudah, dan parkiran tertata rapi.
Melihat dari mudahnya akses pembeli dalam Minimarket, seharusnya Pasar-pasar Tradisional pun mulai mengadakan suatu inovasi baru yang membuat Pasar Tradisional tidak ditinggalkan oleh peminatnya.

Disalah satu daerah Tangerang Kota, tepatnya di Ciledug. Ada satu Pasar Tradisional yang mulai melakukan inovasi baru, sehingga membuat paradigma masyarakat tentang Pasar Tradisional itu berubah. Pasar Barokah Ciledug merubah Pasar Tradisional yang dulunya akrab dengan tempatnya kumuh, kotor, semrawut, becek, bau, sumpek, sumber kemacetan, dan sebagainya. Menjadi Pasar Tradisional yang bersih, tertata rapi, dan nyaman. Sehingga dapat disebut juga dengan “Pasar Tradisional semi Modern”.

Pasar Barokah Ciledug ini selain tempatnya nyaman untuk dikunjungi oleh masyarakat, juga terdapat beberapa fasilitas yang belum dimiliki oleh Pasar Tradisional lainnya. Salahsatunya adalah fasilitas WiFi yang ada dalam pasar tersebut, fasilitas WiFi ini memudahkan para pengunjung pasar dalam hal mengakses internet, maka dari itu mereka merasa betah jika berada disitu.

Walaupun terbilang Pasar Barokah Ciledug ini masih baru, tetapi para pedagang yang dulunya berjualan ditempat lainnya juga merasa lebih nyaman bila berdagang di pasar tersebut. Terlebih para pengunjung juga lebih senang berbelanja di pasar ini, dibandingkan dengan pasar yang lainnya.

Salahsatu Pedagang pun mengatakan jika pelanggannya kini lebih nyaman bila membeli dipasar tersebut, dibandingkan dengan tempatnya yang dahulu.
“Kalau penghasilan ya memang tidak menentu, tetapi ada beberapa pelanggan setia yang tetap beli Sayuran kesini”, ujar Pak Ribut salahsatu pedagang sayuran. (Shadow/Zidan)