Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta gelar Konferensi Pers terkait Kasus Pencurian di Bagasi Pesawat

Teropongpost, Tangerang, –Selasa, 5 November 2019. Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta gelar konferensi pers terkait dengan pengungkapan kasus pencurian di Bagasi Pesawat oleh Team Garuda. Bertempat di Taman Integritas Mapolres Bandara Soetta Kawasan Bandara Soekarno-Hatta Gedung 641, Tangerang, Banten.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta menjelaskan bahwa, pengungkapan kasus ini berdasarkan dari Laporan Polisi Nomor : LP / 49/ K / VIII / 2019 / Resta BSH Tanggal 1 Agustus 2019. Dilaporkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Fakta Hukum di Bandara Internasional Kualanamu Medan. 4 tersangka berhasil ditangkap, namun 1 orang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“4 tersangka tersebut, berinisial DI (30) yang berprofesi sebagai Operator BTT (Baggage Towing Tractor) di Bandara Kualanamu ini, berperan mengambil Kargo yang didalamnya terdapat 4 (empat) buah HP dan membawanya keluar dari Area Bandara untuk dijual. S (32) yang berprofesi sama seperti DI, berperan untuk membantu DI mengeluarkan Kargo tersebut. BA (26) berperan membeli 1 buah HP dari DI dengan separuh harga wajar. Dan MR (22) berperan untuk menjual 3 buah HP yang tersisa, karena diperintahkan oleh yang sekarang menjadi DPO, mereka masih memiliki hubungan kekerabatan.” Jelas Kapolresta

Barang Bukti, 1 lembar surat muatan udara (SMU), 1 lembar surat pemberitahuan tentang isi (PETI), 1 lembar ceklist manual, 1 lembar manifest, rekaman CCTV, 3 buah pas Bandara Kualanamu Medan, 2 helai baju kerja di area Bandara Kualanamu Medan yang dikenakan tersangka pada saat melakukan kejahatan, dan 3 HP OPPO beserta aksesoris beserta Kardusnya.

Keempat Tersangka pun dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHPidana dan atau Pasal 480 KUHPidana, tentang Pencurian dengan pemberatan dan atau pertolongan jahat / Tadah. Dengan ancaman Hukuman 7 (tujuh) tahun penjara dan terhadap perkara Penadahan diancam dengan hukuman 4 (empat) tahun penjara.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta A. Alexander S.H., S.IK., M.M, M.Si, pun menjelaskan bahwa, Pihak kepolisian akan melakukan Rencana Tindak Lanjut (RTL).
“Selanjutnya kami akan Melakukan Pemeriksaan Ahli Pidana terkait pertanggungjawaban Tersangka dan Locus dari Tindak Pidana. Berkoordinasi dengan Polres Deli Serdang, Melakukan Pencarian dan Penangkapan terhadap Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)”. Pungkasnya (Tini)

1 Comment

  1. I simply want to say I’m newbie to blogging and definitely savored you’re web page. Likely I’m planning to bookmark your website . You actually have exceptional stories. Appreciate it for sharing with us your blog.

Leave a Reply

Your email address will not be published.