SIAPAKAH SELANJUTNYA SETELAH JOKOWI?

Oleh : Amanda Faradila & Nabila Media

Mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta

Teropongpost, –Vaksin Covid-19 sudah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dirinya yang akan menjadi penerima vaksin virus Corona (Covid-19) pertama di Indonesia, Lalu siapa yang akan di prioritaskan untuk menerima vaksin Covid-19 setelah Presiden Republik Indonesia?

Setelah banyaknya produsen dari berbagai Negara yang melakukan uji coba untuk vaksin namun ternyata masih banyak kegagalan dalam pembuatan vaksin itu sendiri, sedangkan jumlah relawan yang melakukan uji coba vaksin ini jumlahnya cukup besar. Akhir-akhir ini penularan virus corona terjadi dari orang yang tidak memiliki gejala atau keluhan apapun oleh karena nya pembuatan Vaksin Covid-19 ini memang perlu dipercepat.

Data Kasus COVID-19 di Indonesia (Foto: Gugus Tugas COVID-19)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dirinya yang akan menjadi penerima vaksin virus Corona (COVID-19) pertama di Indonesia. Hal ini dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia yaitu Joko Widodo, untuk memastikan bahwa vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada masyarakat aman digunakan.
“Saya juga ingin tegaskan lagi, nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali. Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman.” kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden

Pemberian vaksin COVID-19 akan diberikan sesuai urutan prioritas. Menurut Kementerian Kesehatan akan diberikan pada tenaga kesehatan dan pelayanan publik.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto, menjelaskan urutan pertama pemberian vaksin Covid-19 diberikan pada tenaga kesehatan yang ada di RS rujukan yang melayani pasien Covid-19.

Selanjutnya, tenaga kesehatan yang akan diberikan vaksin Covid-19 adalah petugas kesehatan di laboratorium. Petugas kesehatan yang ada di laboratorium disebut dr. Yuri memiliki risiko tinggi karena sehari-hari berhadapan dengan virus. Kemudian, tenaga kesehatan yang sehari-harinya melakukan contact tracing juga menjadi urutan pertama yang mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini dikarenakan tenaga kesehatan tersebut berisiko tinggi tertular Covid-19 karena bertugas mencari kasus baru.
Selain tenaga kesehatan berikut adalah kategori pelayanan publik yang masuk urutan pertama pemberian vaksin COVID-19 :
1. Petugas yang memastikan berjalannya protokol kesehatan
2. Satpol PP
3. Polri, TNI yang bersama2 menegakkan pengamanan kesehatan
4. Pegawai di stasiun, pelabuhan, dan kelompok-kelompok yang masuk profesi pekerjaan beresiko.

Meskipun vaksin ini akan disebarluaskan secara gratis tetapi Kepala Negara juga selalu mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.