Soal Dugaan Bangunan Tanpa Izin Di Komplek Kejaksaan Agung Karang Mulya, Ini Tanggapan Satpol-PP Dan Perkim Kota Tangerang

Teropongpost, Kota Tangerang, –Terkait pemberitaan yang sempat viral beberapa hari lalu dimedia sosial, mengenai persoalan pembangunan perumahan komersil di Kawasan Kejaksaan Agung Karang Mulya Kecamatan Karang Tengah. Yang diduga kedapatan belum mengantongi perizinan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dari Pemerintahan Kota Tangerang.
Peristiwa tersebut pun sontak membuat publik geram atas tingkah laku dari perkataan pemilik bangunan perumahan tersebut, seolah ia tak memiliki latar pendidikan dengan menyebut-nyebut wartawan sebagai tukang peras saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media.
Meskipun pembangunan 10 unit perumahan komersil miliknya belum melengkapi segala bentuk perizinan IMB dari Pemerintahan Kota Tangerang, ia pun terlihat sangat percaya diri karena sudah melakukan koordinasi dengan Camat Karang Tengah, Lurah Karang Mulya dan pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Tangerang.
Saat awak media mendatangi Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang bertujuan untuk melakukan konfirmasi secara resmi mengenai persoalan perizinan bangunan tersebut.
Kepala Seksi Pelayanan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang Y. Wibisono mengungkapkan, “Yaa, benar sejauh ini setelah kami memeriksa datanya saat ini tidak ada disistem,” ungkapnya kepada awak media. Selasa (07/07/2020).
“Kami pun belum menerima adanya laporan pengajuan permohonan perizinan dari pemilik bangunan perumahan komersil atas nama Radi diKhawasan Komplek Perumahan Kejaksaan Agung Karang Mulya Kecamatan Karang Tengah.” tambahnya
Disisi lain Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tangerang Aga Kito menyampaikan, “Kami akan segera menindaklanjuti mengenai pembangunan perumahan komersil tersebut di Kawasan Komplek Perumahan Kejaksaan Agung Karang Mulya yang kedapatan belum mengantongi perizinan IMB dari Pemerintahan Kota Tangerang,” ucapnya.
Tindak tegas yang akan kami berikan kepada pemilik bangunannnya nanti bisa pemberhentian sementara atau langsung dilakukan penyegelan, guna agar yang bersangkutan segera menyelesaikan segala bentuk administrasinya terlebih dahulu.
“Bedasarkan Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Bangunan Gedung, penyegelan pun akan segera kami lakukan dalam tempo 1 atau 2 hari ini. Kami mohon kepada teman-teman awak media untuk bersabar dan memantau kegiatan tersebut,” Tegasnya (Dedi)

1 Comment

  1. I just want to mention I’m newbie to blogging and site-building and actually liked your web site. Almost certainly I’m want to bookmark your blog . You absolutely have excellent stories. Kudos for revealing your blog site.

Leave a Reply

Your email address will not be published.