Tambang Pasir Sudah Ditutup, Diduga Masih Beroperasi

Teropongpost, Lebak, –Kegiatan Tambang Pasir PT. Mitra yang diduga ilegal tepatnya di Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, masih tetap membandel meski sudah beberapa kali dilakukan penutupan oleh pihak Satpol-PP Kabupaten Lebak.

Dari pantauan awak media dilapangan, Selasa, (02/02/21) sekitar Pukul 15.30 WIB, Kegiatan Tambang Pasir yang diduga ilegal tersebut masih tetap melakukan aktivitas kegiatannya.

Dalam waktu sama awak media di Undang oleh pihak Perusahaan, sebelumnya Kabiro salah satu media di Telepon oleh salah seorang Oknum Polisi yang berinisial AR untuk datang Ke RB ONE.

Oknum Polisi ini dalam Sambungan Telepon mengakui benar itu dalam lahannya punya Oknum Polisi Berinisial AR ini, karena dalam lahan Tanah tersebut mengandung pasir akhirnya beliau mengajak bekerjasama menambang pasir tersebut yang di kelola oleh PT. Mitra.

Sehingga awak media ingin mendatangi untuk mengonfirmasi kepada Oknum Polisi tersebut, tetapi sangat disayangkan Oknum Polisi AR ini tidak datang diinfokan sakit, di wakilkan Humasnya dari perusahaan tersebut.

Adanya persoalan ini Satpol-PP tidak berani Menutup lagi, apakah karena diduga Lahan ini punya Oknum Polisi AR itu? LSM Gerbang Indonesia pun Menganggap ini ada apa?

Dikatakan oleh Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerbang Indonesia bahwa, tindakan Satpol-PP Kabupaten Lebak dinilai tidak berpengaruh terhadap perusahaan tersebut, sehingga hal itu menuai tanda tanya besar bagi publik.

“Kegiatan itu kan sudah beberapa kali dilakukan penutupan oleh Dinas Satpol-PP Lebak, tapi kenapa mereka masih beraktivitas, ada apa ini?” Kata Agus Deni Setiawan SE, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerbang Indonesia saat dikonfirmasi Media, Selasa (2/2/21). (RI)