Terkait Pernyataan Sikap FWJ, Teropongpost Angkat Bicara

Teropongpost, Tangsel, –Terkait beredarnya Surat Pernyataan Sikap FWJ yang ditujukan ke Dewan Pers dengan Nomor Surat 0123.09/DPP.FWJ/II/2021 Tertanggal 11 Februari 2021, Terkait soal pemberitaan konferensi pers Forum Wartawan Jakarta (FWJ) “Dokumen 2 Negara Dipalsukan, FWJ Desak Polisi Untuk Bertindak Cepat” / “Pemalsuan Dokumen 2 Negara, FWJ Desak Polisi Tangkap Pelaku MA & MSH, dan judul-judul lainnya yang berkaitan”, membuat Redaksi Teropongpost ambil tindakan.

Untuk itu, Heri Fitriansyah Pemimpin Redaksi Media Online Teropongpost.com Menjelaskan, Terkait dengan adanya pemberitaan yang pada akhirnya Dewan Pers memberikan surat kepada Redaksi Teropongpost.com, soal Pemberitaan berjudul “FWJ Desak Polisi Tangkap Pelaku MA & MSH Pemalsuan Dokumen 2 Negara” (diunggah 2 Oktober 2020 lalu).

“Kami Redaksi mendapatkan Rilis Resmi dan beberapa dokumen pendukung lainnya, dari jurnalis kami yang ada dilapangan, tentu saja ini menjadi ranah dari yang menyelenggarakan Press Release” tegasnya

Menyikapi adanya hal tersebut, Heri mengatakan tidak pernah memberikan kuasa sengketa pemberitaan dengan pihak manapun.
“Kami (Redaksi Media Online Teropongpost.com Red) Punya manajemen sendiri dan dimana Setiap ada Sengketa Pemberitaan tidak pernah menguasakan ke pihak manapun dan siapapun,” ujar Heri.

Dan menyinggung Isi Surat Pernyataan FWJ, ia menambahkan, pada dasarnya kami Berpedoman dan Tunduk Patuh terhadap UU Pers Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik sebagai payung hukumnya. “UU Pers Tahun 1999 dan Kode Etik Pers adalah Pedoman Kami,” Katanya.

“Jadi sekali lagi kami menegaskan, Media Kami bersifat Independen dan tidak pernah memberikan surat keterangan atau kuasa kemanapun dalam sengketa pemberitaan karena kami mempunyai manajemen internal,” Tegasnya.

Intinya, Sambung Heri, Media Kami (teropongpost.com Red) tidak turut serta dalam media teradu yang di maksudkan dalam Surat Pernyataan FWJ. (Red)