Toni Firmansyah : Rehabilitasi SDN/SMPN di Lebak dari Kementerian PUPR-RI diduga tidak transparan

Teropongpost, Lebak, –Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Posko Garuda Sakti Kabupaten Lebak Toni Firmansyah, menilai Rehabilitasi sarana pendidikan sejumlah 13 sekolah di Kabupaten Lebak.

Diantaranya sarana untuk SDN sebanyak 8 sekolah dan SMPN 5 sekolah. Kegiatan rehab yang dilaksanakan oleh pihak ke 3 dari PT. Ferrimadona jaya dengan tanggal kontrak 07 oktober thn 2020 dan No. Kontrak Hk.02.03/PPK/PSP/-POP/1/SPK/Lbk//X/2020 dinilai tidak transparan.

Menurut Toni Papan proyek di masing-masing sekolah yang mendapatkan Rehab tersebut tidak dicantumkan anggarannya, namun yang tercantum di papan proyek hanya anggaran total keseluruhan saja dengan biaya Rp. 30.332.529.000.00,.

“Saya rasa ini tidak transparan, karena saya lihat dari plang papan proyek tidak spesifikasi menjelaskan berapa anggaran per titik sekolah yang menerima anggaran. Sehingga ini menimbulkan asumsi publik ada indikasi-indikasi dalam pelaksanaan proyek, tidak sesuai spesifikasi anggaran sesuai kebutuhan pertitiknya,” Ucap Toni kepada media, Selasa (24/11/2020).

Menurut pemantauan Toni di lapangan pun ada beberapa sekolah yang menggunakan semen dibawah spesifikasi, “Ada beberapa sekolah menggunakan semen dibawa spesifikasi dibawa standar harga semen di bawa harga RAB, Semen yang harganya kisaran Rp. 47.000,” papar Toni (Agus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.