Viral Keributan di Apartemen City Park, Ketua FBR G.0319 Si Ji’ih Angkat Bicara

Teropongpost, Jakarta, –Mendadak viral, keributan di Apartemen City Park menuai banyak komentar dari Warga Net. Hal tersebut yang menyebabkan munculnya berbagai opini masyarakat.

Dari berbagai informasi yang di himpun di lapangan
Salah seorang warga Apartment City Park menjelaskan kejadian tersebut begitu cepat, hingga ia melihat suasana sudah kacau, dan terlihat pengerusakan sepeda motor.

“Pas saya liat itu (diduga kelompok Flores) udah masuk semua nimpukin anggota FBR, dan sampai anggota FBR posisi sudah di luar, itu mereka (diduga Kelompok Flores) bawa Sajam gede-gede banget, abis itu motor pada dirusakin, saya nyoba lihat, soalnya penasaran takut motor saya kena” jelasnya.

Ombo Ketua FBR G0319 Si Ji’ih, Angkat bicara terkait pemberitaannya yang beredar tentang keributan yang terjadi di Apartemen City Park itu.

“Kami menyatakan dengan tegas, Ini rumah kami. Ini wilayah kerja kami dimana kami telah mendapatkan mandat secara resmi untuk BKO dan melakukan pengamanan kawasan Apartemen City Park, ngapain kami rusuh ditempat yang kami sebut rumah kami sendiri”, ungkapnya.

“Kalau mau dibilang diserang, kami yang diserang dong, Karena ini rumah kami, tempat kerja kami, mereka (diduga kelompok Flores) yang datang diduga sudah berbekal senjata tajam, jadi siapa yang nyerang?”. Tandasnya

Akibat Bentrokan yang terjadi satu warga penghuni mengalami luka terkena Senjata tajam (samurai)

KN (42)tahun warga yang terkena senjata tajam dalam keteranganya Mengatakan, kelompok yang (diduga) kelompok Ambon itu, di arahkan ke luar sama keamanan dan ormas FBR, namun sebelum sampai kebelakang (arah keluar), mereka malah menyerang balik dan diduga merusak fasilitas umum dan kendaraan bermotor jelas nya kepada awak media

“Pinggang saya Kena sabetan samurai, memang tidak dalam, itu juga saya lari,vkalau saya diam aja bisa bahaya saya”. terangnya

“Saya sudah lakukan visum juga”, tambahnya

Sementara itu, kuasa Hukum P3SRS Harahap SH mengatakan dan mengklarifikasi, “banyak peristiwa-peristiwa yang sering terjadi, yang hampir setiap hari disini,” ucap Harahap

“Sudah capek warga disini bang, atas kejadian-kejadian tersebut, jelasnya

Lebih lanjut Harahap pun menjelaskan, Pihaknya akan berkoordinasi terhadap timnya untuk mengumpulkan data-data, untuk selanjutnya nanti kita lakukan upaya hukum selanjutnya.

“Dan ada masalah juga diduga pemalsuan sertifikat fasilitas umum, di rubah jadi hak milik,” terang Harahap

“Untuk hasil rapat tadi kami mendukung atas putusan disana tadi. Kita tinggal menunggu PSPB di cabut,,kita akan melaksanakan kepengurusan pemilihan P3RS”. Imbuhnya

Mengenai FBR Harahap SH menjelaskan, “SPK FBR jelas bang.di sini, artinya kami menghadirkan FBR di sini sebagai pengamanan dan keamanan di sini dan SPK kita ada,resmi dan bisa di pertanggung jawabkan urai Harahap

FBR disisni bukan siapa-siapa, FBR itu saudara kami dan punya kampung di sini. FBR tidak ada masalah, justru yang datang itu, musuh yang menyerang kami, yang tidak puas atas pengelolahan disini, pungkas Harahap SH.

Disisi lain, Helmi sebagai ketua RT pun Menambahkan, memang permasalahan yang ada di City Park ini cukup lama dan sangat menyita waktu, tenaga dan pikiran, sehingga menciptakan sesuatu lingkungan keamanan yang tidak kondusif. Serta membuat suatu ketakutan terhadap warga, jadi sebagai RT sangat bersyukur dengan adanya pertemuan itu, sehingga ada titik terangnya. Untuk bagaimana menciptakan lingkungan lebih aman, yang di mediasikan oleh Pemerintah di wakili Lurah, Camat, dan polres, kodim (tiga pilar)

“Saya berharap nanti, atas kepengurusan yang baru, semoga pengelohan yang baru nanti mampu menjalan kan kepengurusan dengan baik. “harap RT 08/014 Cengkareng Timur itu. (RI)