Warga Kampung Ciakar lakukan protes karena jalan tak kunjung tersentuh oleh Pemerintah

Teropongpost, Serang, –Kompetisi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Serang membuat masyarakat belomba-lomba memperindah kampungnya masing-masing, kompetisi tersebut telah sampai tahap penilaian, terlihat suasana keindahan beberapa kampung yang berada di wilayah Kecamatan Cikeusal.

Namun hal berbeda terjadi di kampung Ciakar RT 008/ RW 004 Desa Sukarame Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten. Warga justru melakukan aksi protes kepada pemerintah dengan menanami pohon pisang di pinggiran jalan Kabupaten di sepanjang kampung mereka.

Saat ditemui Awak Media H. Kemi tokoh masyarakat di kampung Ciakar mengatakan, warga di kampung tersebut melakukan aksi protes akibat jalan di kampung mereka yang sudah lama rusak dan berlubang.

“Saya bersama masyarakat melakukan aksi protes dengan menami pohon pisang serta berbagai tulisan di pinggir jalan sepanjang kampung kami agar jalan di kampung kami segera ada pembangunan dari Pemerintah atau Dinas terkait,” Ujar H. Kemi saat di temui awak media dikediamannya pada Jumat (13/11/2020)

Menurut H. Kemi, jalan yang berada di kampungnya tersebut sudah lama tidak pernah disentuh pembangunan dari pemerintah. “Terakhir dibangun pengerasan itu dulu sekitar tahun 90 an dan sampai saat ini belum pernah ada pembangunan apapun lagi, ” Terangnya

Haji Kemi pun berharap agar pemerintah segera meninjau lokasi jalan di kampungnya tersebut dan segera melakukan pembangunan sebagai mana wilayah wilayah lain di kecamatan Cikeusal.

Hal yang sama juga di ungkapkan Supriyadi atau yang lebih akrab di sapa Togar salah satu tokoh pemuda kampung Ciakar, dirinya sangat berharap jalan di tempatnya segera di lakukan pembangunan agar masyarakat merasa lebih nyaman ketika melintas.

“Harapan saya jalan di kampung kami segera di bangun agar masyarakat lebih mudah dan nyaman ketika mengakses jalan, mengingat memang sudah sangat lama sekali jalan di kampung kami tidak pernah ada pembangunan sejak saya masih kecil.” Ujar Togar. (Agus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.